24 July 2015

Pengalaman Ramadhan & Puasa Naeema



Dear Naeema,


Kali ini Unda ingin bercerita pengalaman Naeema di Ramadhan kemarin. Di Ramadhan ini, Naeemaa berusia 5 tahun 6 bulan. Sudah akan segera beranjak ke TK B. Alhamdulillah di Ramadhan kali ini Naeema sudah mulai berpuasa. Puasa Naeema dimulai pada Ramadhan ke 4, kebetulan hari itu adalah hari Sabtu, Unda libur kerja jadi bisa mendampingi Naeema untuk belajar berpuasa untuk pertama kalinya. 

Membesarkan hatimu untuk berpuasa bukanlah hal yang mudah, Nak. Kemarin Unda memang menjanjikan sesuatu padamu. Unda bilang, kalau Naeema berpuasa, InsyaAllah uang lebaran yang didapat bisa digunakan untuk membeli mainan yang Naeema inginkan. Tetapi kalau Naeema tidak berpuasa maka uang lebaran itu harus Naeema iklaskan untuk diinfaqkan ke Masjid. Dan Alhamdulillah, hal inilah yang kemudian membuat Naeema semangat untuk berpuasa. InsyaAllah kelak puasamu dilakukan karena Allah ya Nak, Amin.

Membangunkan mu untuk sahur juga bukanlah hal yang mudah. Unda harus memikirkan waktu Unda untuk memasak, waktu untuk Unda sendiri makan sahur, melayani Anda dan tentu saja waktu yang diperlukan untuk membangunkanmu sampai dengan jangka waktu yang dibutuhkan Naeema untuk menyantap makan sahurnya. Sehingga bisa pas selesai sebelum Adzan Subuh, sudah beserta minum segelas air putihnya dan tidak terburu-buru. Kemudian dilanjutkan dengan shalat subuh berjamaah. Ini merupakan tantangan tersendiri untuk Unda juga loh Nak. Tapi Unda semangat ngejalaninnya demi untuk mengajarkanmu berpuasa.

Awal mulanyaNaeema berhasil berpuasa sampai dengan Adzan Dzuhur. Makan siang sejenak dan kemudian dilanjut lagi dengan berpuasa sampai dengan Magrib. Sebenernya sih puasa itu sampai Magrib ya Nak, tapi karena ini masih belajar jadi dibolehkan. Sambil pelan-pelan dipanjangkan menahan laparnya sampai dengan Magrib. Puasa pun berlanjut walaupun tidak ada Unda dirumah, hanya ditemani oleh Eyangmami yang juga ikut berkontribusi atas keberhasilan Naeema berpuasa Ramadhan ini.

Membuat Naeema menahan diri dari godaan tidak memakan biskuit dikala Ayra asyik ngemil biskuit dan makanan kecil lainnya sungguh bukan sesuatu yang mudah. Wajah memelasmu dikala Unda melarang kamu mengambil makanan itu hampir saja membuat pertahanan Unda runtuh. Bahkan diawal-awal kamu sempat berkaca-kaca karena tidak Unda bolehkan minum. Maaf ya Nak, jika terkesan saat itu Unda tega sekali padamu. Unda lakukan supaya Naeema belajar bersabar, belajar untuk lebih mengenal agamamu dan Allah swt.

Di minggu pertama puasa, Naeema juga ikut kualifikasi untuk lomba hapalan Juz 30. Waktu itu Naeema berhasil membacakan surat An-Nas, Al-Iklash dan Al-Fatihah. Sungguh merinding Unda mendengar suaramu melantunkan ayat-ayat itu. Tapi sayang sekali ternyata PD (percaya diri) Naeema masih terbatas, jadi di minggu kedua nya Naeema tidak mengikuti babak kualifikasi lagi. InsyaAllah nanti PD nya ditambah lagi ya Nak. 

Pada minggu pertama ini juga Naeema mengikuti pesantren kilat selama 5 hari di TK Tahfidz Qur'an. Karena ikut kegiatan ini pula, Naeema bisa menghapal surat Ar-Rahman sampai dengan ayat ke 9. InsyaAllah nanti akan bertambah lagi hapalan ayat-ayatnya. Kita belajar sama-sama ya Nak, Unda juga belum hapal satu surat.

Dan di minggu-minggu terakhir Ramadhan, Naeema berhasil menjalankan puasa sampai dengan Magrib loh. Kali ini kontribusi Anda cukup besar. Dengan mengajak Naeema sibuk dengan kegiatan jalan-jalan seperti ke ITC, ke toko sepeda, ke kantor Anda dan ke kantor Unda membuat Naeema lupa kalau sedang berpuasa, sehingga tidak berfokus kepada Adzan Dzuhur dan sampai akhirnya puasanya sampai dengan sore. Karena itu Naeema berhasil puasa full sampai dengan Magrib sebanyak 6 hari.


Ramadhan kali ini membuat Unda juga introspeksi diri dan menangis karena malu, betapa waktu yang Unda berikan untuk mendampingi mu begitu sedikit. Masih belum seberapa yang Unda lakukan untuk menemani belajar tentang agama mu. Padahal hari tua Unda kelak sangat bergantung padamu, ibadahmu dan doa-doamu. Sabar ya Nak, InsyaAllah hari itu akan datang untuk Unda mengabdikan diri penuh padamu. Jangan bosan untuk berdoa sama Allah agar niat Unda ini dikuatkan ya.

Unda bangga sama Naeema yang sudah berhasil melewati Ramadhan nya dengan penuh hikmah. Unda & Anda sayang Naeema.

19 July 2015

Muhasabah



Melihat pemandangan ini sambil mengantar Jenazah Si Mbah untuk "pulang" ke rumah Sang Pencipta membuat saya bermuhasabah.

Betapa kita (manusia) hanya sebagian kecil dari ciptaannya. Allah swt yang mengendalikan semua, jika Dia ingin miliknya kembali, maka kembalilah kita. Tak ada lagi posisi tawar menawar.

Sungguh benar, jika dikata teman terdekat adalah kematian. Dan yang membuat galau munculnya pertanyaan "Apakah Semua Yang Kulakukan Cukup Untuk Mengurangi dosa-dosa ku?". Wallahualam.

Sebagai bagian kecil dari ciptaanNya ini pun saya cukup berdoa agar kelak ketika sampai waktuku, agar dimudahkan jangan dipersulit baik untukku maupun keluargaku, amin.

*Ruas Tol Cikopo-Palimanan
19 Juli 2015
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...