24 November 2014

Investasinya Perempuan & Weekend Ku

Weekend kemarin saya dan Naeema punya waktu berduaan. MY harus tugas di weekend kemarin sehingga terpaksa formasi weekend kami hanya berdua saja. Rejeki istri solehah, ternyatakantor saya sudah mentransfer gaji bulan ini. Dan akhirnya meluncurlah kami ke Mal ter Hitzzz di Depok saat ini. Jarang-jarang saya nge-mall disini loh apalagi saat weekend begini, sudah pasti penuh dan jalanannya pun tidak bersahabat.

Punya janji mau beliin sandal princess buat Naeema, kami pun mampir sejenak di Payless. Saya biarkan dia memilih sepatu sandal yang diidam-idamkannya itu. Saya hanya mengarahkan dirak mana dia bisa memilih. Mengingat Display Payless model yang tersedia sudah pasti sesuai dengan ukurannya, saya pun mengarahkannya ke rak ukuran 10. Senangnya Naeema diminta untuk memilih sendiri sandal idamannya. Sandal baru yang bak (gambar) princess pun dipilihnya. Karena pilihan pertamanya yang sama dengan Ayra tidak ada ukurannya, akhirnya pilihan jatuh ke sandal pink blink-blink dibawah ini. Persis tapaknya bergambar Princess.

Sepatu sandal sudah didapat, Naeema request minta es krim. Es krim disini adalah Jcool, Es Krim Yoghurt dari Jco. Sejak saya kenalkan sebulan yang lalu, dia jadi suka banget sama Yoghurt Es Krim ini. Anak ini memang pecinta pedas dan asem. Hihihi.....Istirahat di Jco sebentar sambil menikmati Jcoolnya, Naeema senang diberikan keleluasaan makan Jcool sendiri. Biasanya sih berdua sama Unda, bukan maksudnya pelit tapi supaya dia tidak terlalu banyak makan dingin. Tapi kali ini, biarlah dia puas. Air putih sudah pasti saya taruh didepannya. Harus segera dinetralisir dinginnya si Jcool, mengingat tenggorokannya cukup sensitif. Eh iya tidak lupa toping kesukaannya adalah almond, toping kesukaan Unda juga. Ini sih doktrinisasi yang tidak disengaja.  


Naeema, Jcool & Sepatu ala-ala Princess


Sambil menunggu aunty dedes fitnes, kami pun menuju Centro. Nah kali ini giliran Unda window shopping. Alih-alih pengen punya bedak padat (selama ini saya jarang pakai bedak) akhirnya saya menuju counter Maybeline. Saya suka Maybeline karena cukup ringan dan saya nge fans sama maskaranya (volume). Beberapa disana terjadi kebocoran atm, bukan hanya satu atau bedak compact 40ribuan, tetapi 3 barang sekaligus dan bukan 40ribu juga harganya.

Hasil Lapar Mata


Baiklah anggap saja ini investasinya perempuan (ini sungguh pembenaran). Jangan disesali, tapi dipake supaya engga mubazir. Eh tapi Bedak cream yang bulet itu enak loh dipakenya, lipstick merah mate yang ringan itu juga kece. Oohh aku suka, jadi kepengen cepet-cepet diaplikasikan secara lengkap bersama dengan teman-teman (alat make up) yang lainnya.Mudah-mudahan bisa ya.

15 November 2014

Cerita Yang Tertunda: Malang Trip II (part 1)

Akhir September 2014 yang lalu, iya benar cerita kali ini akan mengulas tentang kejadian hampir 2 bulan yang lalu. Tidak ada kata terlambat untuk menyampaikan berita baik kan?. Acara yang dinanti oleh keluarga besar mertua saya akhirnya dilaksanakan. Pernikahannya Iko (anak no 4 dari mertua saya) akhirnya resmi meminang si gadis Malang (Yosi). Dengan membawa rombongan kurang lebih 30 orang perjalanan ke Malang dibagi menjadi 2 sesi melalui 2 macam transportasi; pesawat dan kereta. Tentu saja saya memilih menggunakan pesawat dengan pertimbangan tidak punya jatah cuti yang banya, waktu itu ketika saya masih menjadi karyawan di perusahaan e-commerce itu, dan ternyata pada saat hari H sudah berbeda cerita. Nantilah ya saya cerita soal ini di postingan yang berbeda. 

Keluarga besar yang sudah lebih dulu tiba di Malang sudah mendapatkan fasilitas penginapan yang tidak jauh dari tempat acara resepsi dilangsungkan. Sementara rombongan saya dan keluarga (Saya, Naeema, Mami, Ade Ipar saya (Ita) dan anaknya (Tsasbita) dan Keluarga Om Heru (4 orang) yang menggunakan pesawat, alhamdulillah sudah di bookingkan 2 kamar untuk kami di Lovender Guesthouse, gratis 1 malam dari Om Heru. Kebetulan MY, yang sudah 1 minggu tugas di KL, langsung meluncur ke Malang keesokan paginya, dan sampai di tempat acara tepat waktu. Saya suka dengan interior di Lovender Guesthouse, walaupun ukuran kamarnya kecil sekali, benar-benar minimalis. Tapi Naeema happy, karena didepannya ada kolam renang kecil. 

Alhamdulillah prosesi akad nikah berjalan lancar. Karena acara akad tidak langsung resepsi, jadi keberadaan kami di Malang pun menjadi cukup lama. Plus Minus sih, plus nya bisa sambil liburan, minus nya pengeluaran menjadi lebih banyak. Tapi kalau yang namanya liburan dan bersama keluarga maka abaikan soal boros. Mencari uang buat siapa lagi kalau bukan untuk mereka.

Saya & Adik-Adik setelah acara Akad Selesai.
Barakallah Rezko & Yossi

Setelah acara selesai kami pun kembali ke penginapan. Sesampainya di hotel MY langsung tidur, lelah dan kurang tidur akibat penerbangan yang delay malam itu. Sementara itu Naeema pun memanfaatkan waktunya dengan berenang bersama Tsabita. Dan sore nya karena waktunya tidak mencukupi untuk singgah ke Jatim Park, maka kami memilih lokasi rekreasi yang gratisan. Tujuan kami adalah ke Masjid Tuban yang ada didaerah Tiren. Masjid yang konon katanya adalah masjid yang dibangun oleh Jin dalam satu malam. Hhmm....ada-ada saja cerita yang digunakan untuk menaikkan popularitas yah. 

Menurut saya justru kesan masjid atau tempat ibadahnya tidak terlalu terlihat sekali disana. Sebenarnya adalah pesantren yang terdiri dari 9 lantai dimana setiap lantainya memiliki fungsi yang berbeda-beda. Disini aura mistis itu sungguh kerasa. Kesan angker mungkin disebabkan karena daerah yang cukup lembab, pencahayaan yang kurang terang dan ada beberapa hal yang seharusnya tidak begitu, sulit saya mengungkapkannya. tapi secara interior, saya suka dengan detil cat dan pemilihan warnanya. Cerah dan cukup inspiratif sebenarnya. Eh iya jadi lebih mirip vihara di Grand Palace, Bangkok sana deh.

warna halaman ini yang paling saya suka
Warna nya bagus kan? Dan kalau mau belanja cinderamata disini pun murah loh, seperti bros-bros kecil atau perhiasaan perak. Saya sih tidak naik sampai dengan atas sekali, cukup sampai lantai 8 saja. Tidak banyak yang bisa dilihat karena memang tempat ini masih dalam tahap pembangunan. Cuma ide arsitekturnya memang patut diacungi jempol. Mau mampir....siapkan google map anda ya ^_^. 

14 November 2014

Liburan Kami: Antara Pantai Kuta & Pantai Ancol

Liburan keluar kota itu tidak harus berhari-hari loh ternyata. Buktinya kita ber 3 (Saya, MY & Naeema) nekat ambil liburan kilat runaway ke Bali hanya 1 hari 1 malam saja. Direncanakan? Tentu saja tidak. Berawal dari MY yang punya kerjaan di Bali sampe dengan Jumat, lalu kemudian muncul ide untuk extend dan voila....tiket saya dan Naeema pun jadi. Sebagai keluarga karyawan dari perusahaan airlines kami memang punya fasilitas mendapatkan potongan harga tiap kali mau terbang kemana saja. Dan kemudian kenekatan kami pun berlanjut dengan memilih penerbangan pertama yang berangkat di jam 6 pagi, agar bisa sampai lebih pagi di Bali. Pertanyaannya adalah bagaimana menggendong Naeema yang sepagi itu pastinya masih mengantuk sambil membawa koper? 

Biar hanya 1 hari 1 malam, saya tetap pilih koper karena harus packing untuk 3 orang. MY bilang dia sudah kehabisan baju ganti otomatis saya juga harus membawakannya baju tambahan. Yang bikin panik berikutnya adalah ditengah tengah kegiatan packing, dimana barang-barang tambahan seperti mukena, handuk kecil, alat make up belum masuk kedalam koper, tanpa saya sadari Naeema bermain dengan koper, dikunci dan security code nya diacak. Dan Ibu-ibu tau, saya belum sempat lihat kode koper tersebut, yang kebetulan malam itu saya benar-benar lupa kodenya dan ketika saya telp MY ternyata sudah tidak diangkat, itu berarti MY sudah tidur. Akhirnya sisa dari bawaan saya malam itu saya packing di tas backpack saja. Koper tetap saya bawa dan berdoa MY ingat kodenya. Tidak lupa malam itu saya booking taksi untuk keberangkatan jam 3:45 AM. So early in the morning, right?

Keesokan paginya apakah saya mandi? Tentu saja dong.....dan bagaimana dengan Naeema? Saya selalu membiasakan Naeema untuk mandi terlebih dahulu sebelum keluar rumah, tapi kali ini suatu pengecualian. Naeema tidak saya mandikan, saya khawatir dia kedinginan. Alhamdulillah tidak sulit membangunkannya, bahkan saya tidak perlu menggendongnya karena dengan sendirinya dia bangun dan berjalan menuju taksi. Masih mengenakan piyama, saya pakaikan dia kaos kaki, sweather, dan tidak lupa kupluknya supaya tidak kedinginan. Gagal bisa tidur selama perjalanan di taksi, Naeema pun mengumpulkan tenaganya. Alhamdulillah selama dibandara saya tidak menggendongnya sama sekali, bahkan Naeema cukup riang dan seperti biasanya cerewet hehehe.

Kurang lebih 1 jam 50 menit and finally we are landed safely in Bali. Jam 9 WITA kami sudah di Bali. Tujuan pertama, Naeema ingin langsung ke pantai maka kita menuju ke Pantai Kuta. Alhamdulillah  Pantai Kuta bersahabat, kondisi langit yang meredup membuat kami cukup nyaman. bermain pasir. Tetapi sayang Naeema masih takut sama ombak. Apalagi kalo ombaknya menghantam saya, maka dia akan panik. 

Bermain kotor di pantai kuta
Ombak di pantai Kuta memang dahsyat, dari hanya ingin bermain kecil di air, eh malah terhantam ombak yang seakan menggoda saya untuk menceburkan diri. Sukses celana saya basah sampai dengan betis. Naeema yang asyik main pasir begitu lihat saya basah pun jadi khawatir dan main pasir pun selesai. Berarti saya harus ganti baju terlebih dahulu sebelum meluncur ketujuan berikutnya. 

Eh tapi...koper nasibnya gimana, ternyata MY lupa juga sama kode nya. 

Saya pun berdoa dan menunggu keajaiban bahwa ingatan MY yang kece itu akan segera kembali sehingga ingat sama kode kopernya. Klik....koper terbuka (alhamdulillah) bisa ganti baju juga akhirnya. 

Tujuan kedua berikutnya adalah makan siang. MY mengajak kami ke Warung Eropa yang terkenal dengan sajian bebek renyahnya. Saya lupa lokasi tepatnya ada dimana. Siang itu MY memesan paket bebek lengkap seharga Rp. 95.000 dan Naeema memilih spaghetti carbonara saya lupa berapa harganya. Lalu saya pesan apa? Hehehehe kalau ibu-ibu bagian pembersihan saja, kebetulan porsi spaghetti nya besar jadi berdua saja. Jika dilihat dari luar restoran ini tampak biasa saja, tapi begitu masuk kedalam interiornya cukup unik dan Bali banget deh. Sepertinya merupakan restoran yang banyak di review oleh turis, karena ketika saya makan disana datang 1 rombongan turis domestik makan siang disana.

Selanjutnya kita ke hotel, sepertinya MY lelah dan perlu memejamkan matanya sebentar. Kami menginap di Hotel Harris Sunset Road. Meskipun masih dalam tahap renovasi dibeberapa titik tapi kenyamanan tetap terjamin. Playground sudah pasti yang paling menggoda Naeema untuk tidak tidur siang itu. Setelah mandi dia pun langsung minta diantar ke playground. Karena hari ini memang untuknya, maka saya pun mengantarnya ke lantai playground (bukan lantai dansa loh ya).

Playground Hotel Harris & Residence Sunset Road

Bangun tidur, badan sudah segar lagi dan kami pun mengarahkan mobil sewaan kami ke daerah Cangu. Dapat referensi kebeberapa tempat sih, tapi akhirnya kami memilih mendatangi Cafe "Kaki Lima by The Sea". Sungguh mempesona ciptaan Allah dilihat dari sudut pandang ini. Perjalanan hampir satu jam yang macet terbayarkan melihat pemandangan disana.

The view from Kaki Lima By The Sea
Beautiful View
Mempesona, indah dan Mahal. Abaikan mahalnya karena memang apa yang kamu bisa lihat dan nikmati disini juga tidak ternilai. Kalau untuk rasa makannya, sungguh bukan selera saya. Sepertinya makanan disana memang diperuntukkan untuk Bule, karena tasteless. Suasananya memang cocok untuk gathering, anak-anak dengan bebas main di rerumputan, dan para orangtua duduk santai, minum dan menikmati sunset yang tidak malu-malu menampilkan keindahannya. Dan saya ingin kembali dengan geng Keluarga Cemara. Pokoknya kece.....

Keesokan harinya Naeema menyempatkan berenang terlebih dulu di kolam renang hotel sebelum kembali ke Jakarta. Biarlah dia menikmati liburan singkat yang ekstrim (menurut saya). But actually i enjoy our weekend. Thanks MY to arrange this extraordinary holiday. Wishing there will be another short trip like this. 

And this is a little bit from our happinest:

video

Harus segera kembali ke Jakarta untuk merayakan ulang tahun Ayra (anaknya Aunty Zyzy) kami bergegas kembali ke Jakarta. Alhamdulillah bisa terbang dengan pesawat jam 12 WITA dan tiba di Jakarta pukul 1:30 WIB. Kami langsung meluncur ke Bandar DJakarta. 6 November 2014, Azkayra Salsabiluna Natakusuma menginjak usia 1 tahun. Semoga Ayra kelak jadi anak solehah dan selalu sayang sama Kaka Naeema ya. Disana sudah menunggu keluarga besar untuk makan siang bersama. Tidak lupa setiap kali ke Bandar Djakarta kami selalu menyempatkan untuk naik perahu. 

Ayra & Bunda
Begitulah cerita akhir pekan kami antara Pantai Kuta dan Pantai Ancol. Sungguh diluar kebiasaan kami melakukan perjalanan yang tidak direncanakan tapi sungguh menyenangkan. I Love You Anda....Terima Kasih ^_^.

02 November 2014

Boost Your Career Path as Financial Planning Specialist (FPS)


Siapa sih yang tidak ingin punya karir yang cemerlang. Berjenjang dan naik terus keatas. Apalagi punya pendapatan dan fasilitas (tunjangan) yang juga meningkat. Kemudian apa kuncinya, sehingga kita bisa sukses?. Kuncinya adalah focus dan konsisten. Fokus pada apa yang kita kerjakan dan akan kita raih. Dan konsisten untuk terus melakukan hal-hal yang memang berguna untuk mencapai apa yang kita impikan dan tentu saja capai target.  
 
Kali ini saya ingin mengenalkan profesi baru yang memiliki jenjang karir dan penghasilan yang pasti kita harapkan yang baru-baru ini dengan gencarnya di sosialisasikan oleh Perusahaan Asuransi ternama di Indonesia.


source from here

PT. Great Eastern Life Indonesia merupakan bagian dari Great Eastern Grup yang merupakan perusahaan asuransi jiwa tertua dan terbesar di Singapur dan Malaysia. Memasuki pasar Indonesia pada tahun 1996 memiliki komitmen untui memberikan layanan berkualitas dan menjadikan hidup lebih Indah berdasarkan kemandirian keuangan, kesehatan yang baik serta hubungan yang bermakna.

Kemudian seiring dengan perkembangannya di Indonesia, pada tahun 2013 PT. Great Eastern Life Indonesia mulai memperkenalkan profesi baru di bidang pemasaran yang dikenal dengan nama FINANCIAL PLANNING SPECIALIST (FPS).

Source: Facebook Fanpage Great Eastern

FPS merupakan suatu bentuk dari channel distribusi keagenan Great Eastern Life Indonesia di masa depan. Dimana seorang FPS tidak hanya dituntut untuk sekedar menjual tapi juga dibangun untuk menjadi seorang professional.

Kemudian yang ditawarkan oleh Great Eastern kepada FPS adalah:

1.    Income
Tidak seperti agensi pada umumnya yang tidak memiliki fixed income setiap bulannya, FPS di Great Eastern memiliki kompensasi yang menarik, seperti: fixed income, variable income dan passive income yang didapat dari renewal commissions dan persistency bonus. Dan tentu saja ada tunjangan kesehatan.
Alasan Great Eastern memberikan fixed income, agar bisnis yang dijalankan oleh FPS bisa tetap berjalan. Jadi tidak ada lagi alasan tidak bisa menemui klien karena tidak punya ongkos operasional. Sehingga FPS bisa lebih focus dan komitmen. (Mr. Albert a Holding Cosultant and deployed to Great Eastern Life)
2.    Career Path
Kemudian bagaimana dengan karir?. Great Eastern menawarkan dua pilihan jalur karir yang berbeda, yaitu sbagai professional dan enterprenuer. Enterpreneur akan ditawarkan setelah 1-2 tahun bergabung dan tentu saja harus memiliki achievement yang baik.
3.    People Development
Seorang FPS akan selalu dibekali dengan pengetahuan akan produk yang cukup kuat. Tidak hanya diberikan training selama 3 hari tetapi mencapai > 10 hari. Ini menunjukkan komitment Great Eastern untuk memperkaya skill dari pada FPS sehingga benar-benar menjadi seorang .
4.    Facilities
Fasilitas untuk seorang FPS juga dipikirkan oleh Great Eastern. Tidak hanya disediakan marketing tool berupa hard copy yang memudahkan dalam menjelaskan kepada klien tetapi juga tablet untuk lebih memaksimalkan kinerja FPS.
Kualifikasi yang dibutuhkan untuk menjadi seorang FPS adalah:
  • Berusia 25 – 35 tahun
  • Pendidikan minimal S1 dari segala jurusan
  • Memiliki minimal 2 tahun pengalaman di perbankan/keuangan
Bagaimana jika ingin melamar sebagai seorang FPS di Great Eastern?.
Kamu bisa melamar secara  online.

Untuk Generasi Y yang memiliki ambisi, motivasi untuk Sukses dan jenjang karir dengan timeline yang pasti, sepertinya FPS bisa menjadi profesi yang ideal. Asalkan kita harus selalu displin, focus dan komitmen dengan apa yang sudah kita jalankan. Dengan misi yang luar biasa dari Great Eastern yang ingin menjadi pelopor bagi asuransi yang lain bahwa dengan menjadikan FPS seorang professional maka hal ini akan sangat bermanfaat tidak hanya perusahaan tetapi juga nasabah itu sendiri. Akan menambah kepercayaan diri FPS untuk berhadapan dengan nasabah.

Jadi tunggu apalagi, jika memang passion kamu di dunia marketing dan memenuhi kualifikasi diatas, segera klik link melamar secara online diatas. Karena Great Eastern siap mendevelop kamu menjadi FPS profesional.

Atau ingin tau lebih detail soal profesi ini bisa berkunjung ke Facebook Fanpage Great Eastern.

"If you can do what you do best and be happy, you are further along in life than most people." - Leonardo Dicaprio
 


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...