22 September 2014

Launch Campaign Women Of Worth From L'oreal Paris

11 September 2014 yang lalu saya berkesempatan menghadiri acara Press Conference dari L’oreal Paris yang mengangkat tema tentang perempuan. Acara yang diselenggarakan di The Conservatory,Lantai 7 itu dihadiri oleh teman-teman media termasuk juga para blogger. Dan saya sore itu mewakili Kumpulan Emak2 Blogger (KEB) datang untuk ikut meliput dan menyebarluaskan kampanye ini melalui social media. Dan ini adalah pengalaman pertama saya menghadiri Press Conference seperti ini. Bisa dibilang tiba-tiba mendadak jadi wartawan. And I’m so happy, to be a part of this eventNama program dari L’oreal Paris kali ini adalah WOMEN OF WORTH. Acara sore itu dipandu oleh Ivy Batuta yang tampil cantik dengan dress yang didominasi warna hitam sungguh elegan.


MC: Ivy Batuta
WOMEN OF WORTH adalah program khusus yang diadakan oleh L’oreal Paris khusus untuk Perempuan. Tujuannya adalah memberikan motivasi dan penghargaan kepada Perempuan-Perempuan di Indonesia bahwa mereka itu sangat berharga. Pokoknya apapun statusnya bisa saja seorang istri, ibu, anak, kakak, adik, dll boleh menjadi nominasi disini. Karena L’oreal Paris melalui program ini sangat yakin bahwa semua perempuan pasti telah berusaha dengan sepenuh hati memberikan waktu dan hidupnya untuk kepentingan orang lain, dan keluarga mereka. Bahkan mungkin bisa saja mengesampingkan kepentingan mereka sendiri. Program ini L’oreal Paris mengajak kita semua (masyarakat) untuk memberikan rekomendasi siapa saja Perempuan yang telah menginspirasi dalam hidup kita. 

Kandidatnya, bisa saja Ibu, teman atau tokoh yang sudah kita kenal. Caranya bagaimana sih, kalau kita mau memberikan rekomendasi orang yang insipratif menurut kita?.  Kamu bisa baca penjelasan saya berikut ini: 

  1. Rekomendasi disampaikan melalui online dengan membuka web WOMEN OF WORTH, mulai dari 1 September – 31 Oktober 2014.
  2. Sosok yang direkomendasikan adalah seorang perempuan berusia 21 – 60 Tahun saat pendaftaran.
  3. Dari semua kandidat WOMEN OF WORTH yang masuk ke panitia akan dipilih 20 orang Finalis yang telah diverifikasi oleh dewan juri.
  4. Juri akan menilai berdasarkan kelengkapan data yang diberikan dan alas an mengapa kandidat tersebut dinominasikan. 
  5. Setelah terpilih 20 Finalis, peserta akan diseleksi kembali menjadi 3 besar yang ditentukan oleh 3 faktor, yaitu: Kontribusi yang dilakukan (40%), Data validasi (20%), Voting yang dilakukan oleh masyarakat (40%)
  6. Voting secara resmi hanya bisa dilakukan di situs resmi WOMEN OF WORTH dimana setiap pengunjung dibatasi dengan hanya bisa memberikan vote sebanyak 10 kali dalam sehari.
  7. Pemenang program ini akan diumumkan pada acara khusus yang akan diselenggarakan pada 21 November 2014.
Nah kalau kamu punya sosok yang ingin direkomendasikan, masih ada waktu sampai dengan 31 Oktober 2014 nanti. Ingat ya…sosoknya bisa siapa saja, yang menurut kita memberikan inspirasi kita sampai dengan kita saat ini. Jadi kalau menurut kamu Ibu mu adalah sosok yang inspiratif langsung daftarkan dan jangan lupa kasih alasan kenapa kita merekemondasikan beliau. Atau mungkin sosok Mbok Jamu yang kamu kenal juga tidak apa-apa jika ingin direkomendasikan, mungkin saja dia adalah sosok yang peduli terhadap lingkungan, tegar dalam menjalani hidup, dan ketulusannya membantu orang lain cukup menginspiratif, juga tidak apa-apa loh kalau mau direkomendasikan.
Pada sore itu saya juga berkesempatan bertemu langsung dengan sosok Dewan Juri yang semuanya juga inspiratif. Mereka adalah:

1. Ibu Dewi Motik                  : Ketua Umum Kowani
2. Melanie Masriel                 : Head of Communication L’oreal Paris Indonesia)
3. Hanifa Ambadar                : Co-Founder Female Daily
4. Dr. Femmy M. Dwivany: Pemenang L’oreal UNESCO For Women In Science International (2007)
5. Maudy Koesnadi                : Brand Ambasador L’oreal Paris Indonesia
6.Dian Sastrowardoyo           : Brand Ambasador L’oreal Paris Indonesia

Dewan Juri & Tim L'oreal Paris
Sayangnya Dian Sastro pada sore itu berhalangan untuk hadir. Hanya Maudy saja yang datang sore itu, dan begitu mendengar beliau bicara didepan wow…..ternyata kepandaiannya berbicara selama ini bukan settingan. Beliau memang sungguh-sungguh pintar.

Kemudian sore itu juga ditayangkan video Dian Sastro dan Maudy Koesnadi mengenai siapa tokoh insipratif mereka. Dan itu sungguh mengharukan. Apalagi di video nya Mba Dian Sastro yang membuat saya terbayang sampai dengan sekarang adalah kalimat Ibunda nya yang bilang kepada dia “NOTHING IS IMPOSIBLE”, entah kenapa kalimat itu memberikan saya juga kekuatan. Membuat saya percaya diri dan memotivasi saya bahwa apa-apa yang saya impikan pasti bisa tercapai asal berusaha. Karena NOTHING IS IMPOSIBLE.

Menghadiri acara itu pun bukan hanya saya bertugas untuk menyebarkan program ini, tetapi saya juga merasa di suntik motivasi dan meningkatkan kembali kepercayaan diri saya. Saya pun menjadi merasa berharga sebagai perempuan, merasa bisa melakukan banyak hal untuk orang lain dan merasa saya bisa mencapai mimpi-mimpi saya semua. Dan saya juga ingin bisa menginspirasi orang lain, paling tidak untuk anak saya kelak.

Jadi jangan lupa untuk mampir ke websitenya WOMEN OF WORTH dan daftarkan sosok inspiratif kamu ya.

16 September 2014

STARTUP BISNIS (@hola.lola)

Sudah hampir 2 bulan ini, Saya, Adik saya dan Adik sepupu memulai bisnis kami sama-sama. Memulai dengan modal kecil-kecilan di bulan Ramadhan kemarin Alhamdulillah sekarang mulai berkembang sedikit demi sedikit. Dari mulai pencarian nama atau brand Online Shop yang akan kita gunakan, kami bicarakan (meeting) secara online, antara mampang-kuningan-menteng. Akhirnya kami memilih nama @hola.lola yang artinya HOPEFULLY LOVEABLE& LONGLASTING. Yang namanya brand akan identic harus identic dengan logo kan ya, makanya saya minta bantuan sahabat saya dari teambackpacker si tangan ajaib bin cantik untuk design logonya. Cuma ceritain konsep @hola.lola ke Pri, trus langsung jadi beberapa pilihan deh. Dari ke-4 gambar yang diajukan pun akhirnya kami memilih logo yang sekarang ini kami pakai.

IG: @hola.lola


Online Store kami hanya tersedia di Instagram (Id: @hola.lola), sementara ini kami coba menaikkan traffic Instagram kami dulu. Gaya banget deh nih penjelasannya, udah ala ala Digital Marketing Specialist aja…..hehehe. Gak papa Sok Tau di Blog sendiri ini deh hehehehe. Kami masih tahap branding saat ini, mencoba menaikkan awareness customer kami supaya follow Instagram kami. Tapi yah kalo follower sedikit pasti yang beli juga masih terbatas kan ya? Nah….maka itu kami pun juga merajalela secara offline dikantor kami masing-masing. Alhamdulillah laris manis dan muternya cepat. Dengan packaging yang cantik membuat pashmina-pasmina kami bisa diberikan langsung untuk hadiah loh (jualan dimulai ^_^).

Kesukaan kami belanja barang bagus dan murah pun kami terapkan di Online Store kami. Engga mahal koq….beneran deh, gak percaya? Mampir ke Instagram kami (mulai jualan lagi ^_^). Kalau Instagram sudah stabil flow nya kami akan merambah ke FB Fan Page juga, doakan ya. Alhamdulillah kerja di e-commerce ini membuat saya belajar cukup banyak tentang marketing secara online.

Doakan usaha kami bertiga ini berkembang ya.


SEMANGAT MENUJU PRODUCTIVE FROM HOME 2015  .

05 September 2014

YOUR HOME SOLUTION

Saya suka sekali dengan hal-hal yang berhubungan dengan furniture dan home d├ęcor. Kebetulan hari Sabtu, 30 September 2014 kemarin lagi-lagi Makmin KEB menyebarkan undangan untuk hadir keacaranya @JYSK_Indonesia yang hari itu mengadakan acara #JYSKCorner dengan tema “10 Things Make Your Life Easier”. 

Datang jauh-jauh dari Depok ke Mall Taman Anggrek adalah pengalaman terjauh saya naik motor selama ini. Ini namanya uji nyali sih hehehe. Oh iya, Selain acara sharing session untuk orangtua nya, #JYSKCorner juga menyediakan #JYSKCorner untuk anak-anak supaya tidak bosan selama acara berlangsung. Ada acara mewarnainya juga loh, pas banget jadi bisa sekalian ajak Naeema. Saya pun bisa dengan leluasa konsentrasi diacara diskusi itu, lumayan kan bisa tau tips-tips dari seorang design interior secara gratisan hehehe *emakirit. Pastinya panitianya ini emak-emak deh, paham banget kendalanya emak-emak kalo hadir disuatu acara ^_^ (kedip-kedip Mba Yuna “Head of Corporate & Marcom JYSK”). 

Weekend di akhir bulan membuat jalanan macet dimana-mana. Perjalanan ke lokasi tidak semudah yang saya kira, untung MY ahli dalam mencari jalan tikus, jadi kami bisa sampai sebelum acaranya berakhir. 11:30 WIB kami tiba dilokasi, dan acara sudah dimulai. Saya pun langsung konsentrasi pada acara. Dan begitu masuk ke Lobby toko yang yang disulap jadi semacam living room cozy ala-ala Kuta, membuat saya gagal focus Mak…….

Oh No…….itu kotak dimana-mana…..Saya suka box…saya suka kotak penyimpanan yang multi fungsi. Waaah…..mauuuuu. Ok focus dulu ke acara ya Desssyy……

Tema “10 Things Make Your Life Easier” ini memang paling pas banget sama kondisi saya saat ini. Sebagai Ibu bekerja yang hanya punya sedikit waktu untuk beres-beres rumah, punya anak Perempuan yang mainannya se-gambreng dengan luas rumah yang cuma 4L (Loe Lagi Loe Lagi) pasti menemukan permasalahan yang akan dibahas dalam diskusi ini. Saya itu kurang suka sama rumah yang terlalu banyak barang-barang. Seneng banget dengan barang-barang yang multifungsi sebagai penyimpanan, dan paling sebel kalo barang-barang bertebaran dimana-mana

Masalah yang biasanya dihadapi saya dan dibahas dalam sesi diskusi kemarin adalah:

1. Rumah selalu berantakan
Ini sih pasti tidak bisa dihindari, berhubungan punya anak kecil yah. Sudah pasti mainan dimana-mana. Diruang tamu ketemuanya mainan, kamar tidur ada mainan, dapur kadang juga ada tuh mainan.
Solusi JYSK: Cari interior atau furniture yang multifungsi yang juga berfungsi sebagai kotak.

Jangan lupa latihlah anak untuk mengumpulkan mainannya dalam satu kotak penyimpanan setelah dimainkan.

Furniture pilihan saya adalah yang seperti ini:

Kursi Kaleng Serba Guna

Bisa diletakkan disudut tempat bermain anak, dan multifungsi sebagai kursi juga mak.

2. Ruangan sempit tetapi banyak barang yang diperlukan
Ruang tamu segitu-gitunya tapi butuh banget kursi buat menjamu tamu datang kan? Atau sekedar sofa untuk nonton TV karena ruang tamu dan ruang TV jadi satu. Trus harus gimana dong?

Solusi JYSK: Pilih furniture yang berkaki panjang, dan tambahkan kaca pada salah satu sisi ruangan agar memberikan efek luas terhadap ruangan itu.  Usahakan pilih furniture yang minimalis untuk menghilangkan kesan bosan.

Sofa Mungil Empuk

Furniture pilihan saya adalah sofa seperti ini, yang penting bawahnya ber space agar mudah dibersihkan. Size ini yang paling pas dengan ukuran ruang tamu saya. Bisa untuk santai-santai nonton DVD Korea plus bisa juga untuk menerima tamu hehehe.

3. Rumah tanpa gudang
Lantai 2 rumah saya kosong, dan belum digunakan secara maksimal selain sebagai gudang. Tapi saya juga tidak suka lantai 2 itu jadi berantakan.

Solusi JYSK: Furniture multifungsi sebagai tempat penyimpanan, dan boxes container.

Kursi Teras Multifungsi


Nah ini nih yang pas buat dirumah, kira-kira bisa diletakkan di teras depan sebagai pengganti sofa kuning saya yang sudah buluk banget. Tempat duduknya bisa dibuka dan bagian dalamnya bisa sekaligus untuk menyimpan sandal, sapu dan perlengkapan bersih-bersih garasi atau bisa buat apa aja deh. Maksimal kan ^_^.

4.  Senang dengan ruang hijau , tetapi rumah tidak memiliki taman.
Kalau bagi saya, selain tanpa taman…..saya juga tidak bakat memelihara tanaman. Sudah dicoba beberapa kali hasilnya tanaman itu kekeringan atau bahkan membusuk karena kebanyakan disiram. Hadeuh….

Solusi JYSK: Beli tanaman plastic yang berwarna hijau dan terkesan minimalis. Atau bisa juga dengan hiasaan taman yang mengeluarkan gemericik air.

Karena takut becek, kalau diletakkan didalam rumah, sepertinya saya akan lebih memilih tanaman ini. Hijau, tidak makan tempat juga cantik.

Tanaman Plastik

5. Rumah saya sempit dan anak-anak aktif.
Solusi JYSK: Pilih furniture yang tidak membahayakan, jangan sampai ada baut yang menonjol dan kalau memilih tempat tidur jangan yang terlalu tinggi

Furniture yang saya pilih masih sama dengan sofa pada masalah no 2. Dan yang terpenting nih, karena masih punya anak kecil, pilih furniture dengan sudut yang melengkung sehingga tidak berbahaya.

6. Rumah saya tidak punya private room
Dirumah saya tidak ada batas antara ruang tamu menuju ke dapur, jadi dapur tuh bisa terlihat oleh tamu. Kadang risih juga sih, tapi bingung mau ditutup pake apa ya?.

Solusi JYSK: Jangan pilih pembatas yang tertutup, usaha ber rongga dan jangan banyak warna.

Rak Buku & Pajangan

Furniture pilihan saya rak ini nih. Bisa untuk buku-buku saya yang mulai tidak jelas mau simpan dimana.

7. Hanya ada satu kamar tidur anak, tapi beda kesukaan
Karena baru ada Naeema, jadi belum terlalu berpengaruh nih masalah ini. Cuma solusinya ok juga.

Solusi JYSK: Menaruh frame kosong di dinding yang terpisah untuk tempat anak-anak meletakkan gambar-gambar sesuai dengan hobi mereka masing-masing.

8. Merapihkan tempat tidur sangatlah sulit
Ini bener banget deh, Kasur saya itu beratnya minta ampun yah. Kalau tidak keringatan tuh kayanya kurang afdol deh.

Solusi JYSK: Pilih dipan (tempat tidur) yang memudahkan untuk diangkat ujungnya.

Nah @JYSK_Indonesia ternyata punya tempat tidur yang saya impikan nih. Harus merayu MY supaya beli nih hihihi.



9. Senang pernak-pernik, tapi tidak mau berantakan.
Tau aja kalau saya seneng banget souvenir pernikahan yang lucu-lucu dan memajang foto-foto.

Solusi JYSK: Pilih rak yang minimalis.

Furniture yang saya pilih untuk masalah no. 6 bisa jadi solusi masalah ini juga kan?

10. Kamar Tidur terbatas.
Ruang atas masih kosong, tapi tidak punya alas tidur. Trus gimana dong kalau ada tamu?.

Solusi JYSK: Pilihlah Kasur lipat atau sofa bed.

Furniture yang saya pilih adalah yang ini:



Termasuk yang duduk juga udah jadi pilihan saya Mak hehe.

Yes datang ke acara #jsykcorner membuat saya berhasil menemukan beberapa furniture yang bisa memecahkan permasalahan saya. Dan sudah pasti bisa memaksimalkan furniture yang ada dan sudah pasti irit. JYSK is YOUR HOME SOLUTION. Setuju kan? Tidak percaya semua itu tersedia disana?. Silakan datang langsung saja ke Store nya @JYSK_Indonesia di Mal Taman Anggrek Lantai 2. Capcus Mak…….

03 September 2014

#MozKopdarJKT

Jumat, 29 Agustus 2014 yang lalu saya berkesempatan menghadiri undangan yang disebar melalui Makmin KEB ke acara kopdarnya Mozilla. Kenapa alasan saya datang, karena saya adalah pengguna Mozilla, harapannya sih siapa tau yah, bisa dapat info-info penting mengenai Mozilla. Karena bisa dibilang selama ini penggunaan Mozilla saya belum maksimal sekali. Ini beda tipis antara tidak mau eksplore, kudet alias kurang update plus memang kurang paham.

6:45 WIB saya tiba di Cafe Eatology di daerah sabang. Padatnya jalan raya apalagi sabang membuat saya telat 15 dari ekspektasi ketibaan saya disana. Untung acara belum dimulai. Tapi sudah mulai ada interaksi antara Mozillian dan peserta yang kebanyakan mahasiswa semua.

Oh iya Mozilla itu ternyata suatu wadah non-profit yang berpusat di USA, yang mengajak kita untuk lebih “aware” dengan internet. Dikenal melalui layanan browsernya yang membantu kita untuk terkoneksi dari satu situs ke situs yang lain. Mozilla Firefox yang umum kita kenal merupakan layanan yang serupa dengan Internet Explorer, Google Chrome, Opera, dsb. Kalau saya sendiri paling Cuma familiar dengan 3 browser itu aja. Sementara yang jadi favorit selama ini adalah Mozilla. Alasannya, saya menggunakan Mozilla apalagi selain tidak lemot dan saya suka sama lambangnya, sungguh ini alasan tidak penting ^_^.

Ternyata banyak banget loh volunteer Mozilla diseluruh dunia, mereka biasa disebut dengan Mozillian. Keren kan??. Tidak hanya mahasiswa IT, masyarakat umum pun ternyata bisa juga jadi Mozillian. Caranya? Gampang banget, mau dengan cara terdaftar atau tidak? Kalau tidak mau terdaftar hanya dengan menggunakan Mozilla kamu sudah bisa disebut dengan Mozillian. Dan kalau mau terdaftar, kamu bisa daftarkan diri kamu disini , daftarkan dirimu kamu disana dan kamu bisa berkontribusi bersama Mozilla.

Acara pada hari itu ikut dihadiri oleh perwakilan dari Mozilla nya langsung, yaitu Mr. Gen Kanai dari Mozilla Jepang dan Michelle Thorne dari Mozilla Jerman. Konsep acara dibuat per group dan moving, jadi kita dibagi menjadi 6 kelompok yang akan diberikan waktu selama kurang lebih 5 menit untuk mendengarkan penjelasan mengenai layanan Mozilla dan kegiatan-kegiatan dari Para Mozillian. Kelompok itu terdiri dari:

1. How I contribute in Mozilla:
Menjelaskan tentang bagaimana kita sebagai orang awam ikut berkontribusi bersama dengan Mozilla. Menggunakan Mozilla saat kegiatan kita berinternet sehari-hari juga sudah bisa dikatan berkontribusi loh.

2. L10N (Localization):
Disini membahas soal bagaimana setiap mozillian yang memiliki kemampuan terhadap Bahasa bisa berkontribusi dalam hal mentranslate situs-situs yang ditemukan oleh Mozilla menjadi Bahasa local. Bahkan sudah ada Mozillian yang berkontribusi dalam Bahasa jawa dan sunda, keren kan.

3.Firefox Student Ambasador
Ini khusus bagi mahasiswa yang bernaung dalam suatu Perguruan Tinggi. Keuntungannya jadi FSA ini, kita bisa mengajukan proposal untuk membuat suatu acara (kuliah umum, seminar dsb) baik acaranya besar atau kecil, Mozillian yang ekspert di bidangkanya masing-masing dengan senang hati akan membantu. Jadi bisa sharing ilmu juga kan. Networking pun bertambah. Dan FSA ini bisa untuk mahasiswa jurusan apa saja.

4. Mozilla OS
Nah ini yang paling menarik buat saya. Mozilla OS ini berupa handphone yang berbasis web. Aneh kan…penasaran kan? Sayang produknya belum launch di Indonesia, kabarnya sedang dalam proses perijinan untuk edar di Indonesia, dah harganya lebih murah. Semoga saja yah.



5. Womoz
Ini merupakan sub komunitas di Mozilla yang khusus untuk kaum perempuan. Ala ala Women Optimizer gitu deh. Kontribusinya bisa macam-macam juga. Mulai dari edukasi, amal, dsb.

6.  Web maker
Nah ini yang paling menarik buat saya. Di fitur Mozilla yang ini kita bisa membuat web kita sendiri dan Bahasa html nya lebih mudah dipahami apalagi buat para pemula. Kemarin sih Cuma dikasih liat overview nya sedikit aja. Selain itu juga ada yang namanya maker party. Ini seru banget deh. Karena hanya dikasih 5 menit untuk memberikan penjelasan, jadi Michelle yang jadi narasumber saat itu tidak bisa menjelaskan secara detail. Untuk tahu lebih detail bisa klik link webmaker ini.

Datang ke kopdar Mozillian ini bikin saya lebih melek tentang tekhnologi dan berasa jadi anak IT, hahaha.


Begitulah cerita saya memasuki awal weekend kemarin, bertemu para Mozillian ^_^.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...