22 August 2014

Percakapan Weekend (Unda vs Naeema)



Percakapan ini berawal dari kegiatan kami di kamar mandi. Pertama-tama Naeema bilang:
Aku senang sekali kalo Unda libur. Aku engga senang kalo Unda engga libur.
Reaksi saya saat itu hanya tersenyum saja. Dianggap euforianya  Naeema karena sudah bisa sama-sama di weekend itu. Eh tapi pernyataan tersebut berulang, seperti percakapan dibawah ini:

Naeema: Aku senang kalau Unda libur, tapi aku engga senang kalau Unda kerja.
Unda: Trus nanti Unda ngapain dong kalo dirumah?
Naeema: Unda dirumah aja, bebenah (baca: beres-beres rumah) sama aku
Unda: *nyengir aja

Seandainya kamu tau nak, tidak bisa hadir diacara 17an disekolah dan tidak bisa menemani kamu lomba saja itu membuat hati Unda rasanya hancur. Airmata Unda tergenang, jika meninggalkan kamu disekolah dan kamu menatap kepergian Unda dengan begitu mandirinya.

Naeema, semoga Allah menguatkan niat Unda untuk berhenti menjadi full time worker dan berani ambil resiko untuk menjadi full time mother. Doakan Unda ya nak....doakan.

Curahan hati seorang Ibu Bekerja.

4 comments:

  1. kebalikan sama Keke. Dia pernah ngomong, "Bunda kenapa gak kerja aja kayak mama temen2 Keke? Biar Keke bisa bebaaaass!" Hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Reaksi anak memang beda-beda ya Mak hihihi

      Delete
  2. Jadi working mom emang ada dilema nya yaa. Tapi pasti semua dilakukan demi anak juga :)
    Hai dessy apakabar? Udah lama ga bersapa ternyata Naeema udah besaarrr hehe. Salam dari kaka Shaina ya Naeema

    ReplyDelete
  3. Aamiin. Semoga segera teralisasi ya :) tapi apapun pilihannya Insya Allah itu yang terbaik walaupun jadi ibu pekerja

    ReplyDelete

Hai Hai....
Terima Kasih sudah mampir, jangan lupa jejak komen nya.


See You

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...