21 May 2013

Nasihat Naeema

Naeema putri saya yang saat ini berusia 3 tahun 3 bulan adalah cucu pertama dari keluarga besar saya. Keadaannya yang saat ini masih menjadi satu-satunya perhatian,  membuat saya memutuskan untuk membiasakan kepadanya, akan adanya teman pendamping. Pendamping disini maksudnya anak bayi, atau anak kecil lain yang akan meneman hari-harinya kelak. Entah itu dari saya yang akan memberikannya adik atau dari Aunty Zyzy (Adik saya) yang akan memberikan Naeema sepupu.
Untuk meminimalisir adanya kecemburuan pada Naeema nantinya, sejak sekarang kami sudah menginformasikan mengenai akan hadirnya adik bayi dari perut Unda. Cara ini juga yang saya gunakan dalam proses weaning 1 tahun yang lalu. Jadi Naeema selalu menganggap bahwa ada adi bayi didalam perut saya :), amin. Unda anggap itu doa mu ya nak.....
Sore ini Unda menemani Naeema nonton TV (berhubung lagi cuti), tersiar acara di TV semacam acara tali kasih. Ada Bapak yang memiliki kekurangan dengan kakinya, disitu Saya suka memberikan wejangan-wejangan soal rasa syukur kepada Allah ke Naeema. Dan kemudian Iklan, tersiar iklan layanan masyarakat dari DinKes yang berisi tentang pentingnya gizi sejak bayi dalam kandungan. Dan tiba-tiba Naeema pun berkomentar:

Naeema: Unda, makanya unda minum obat ya....supaya adi bayi sehat
Unda: *mulut menganga amazing Naeema bisa memberikan respon akan iklan tersebut
N: Ya Un ya....harus rajin minum obat kaya gitu.....nanti ade bayi sehat deh, sambil mencium perut Unda dan bilang Aku Sayang Adik Bayi....
U: Cuma bisa tersenyum, karena masih terkesima karena anak kecilnya sudah bisa menasihati....

Ada lagi nasihatnya yang bikin saya juga terkesima. Kemarin ketika membantu nya memakai celana sehabis BAK, saya menertawakan dia karena dia salah mengucap suatu kata......lalu kemudian Naeema bilang:

N: Unda....koq ketawa sih, jangan ketawa dong.
U: Abis Naeema lucu sih....
N: Unda jangan ketawa, senyum aja ya.....soalnya Unda cantik deh kalo senyum.
U: *tersipu malu dibilang cantik...hehehehe
Masya Allah....bener-bener amazing ya kalau bisa mengawal setiap tumbuh kembang si kecil. Berkat saya sakit kemarin dan cuti hari ini,  membuat saya percaya ga percaya, anakku sudah anak kecil bukan lagi bayi. Yang sudah bisa kasih nasihat, komplen atau bahkan meniru setiap tingkah laku kita. Harus semakin hati-hati supaya tetep yang positif yang dia cerna, dan mengabaikan negatifnya.
Tulisan ini diikutsertakan dalam “Cerita lucu ini ditulis untuk acara Vania's May Giveaway", semoga bisa berbagi kisah lucu anak-anak kita.

Bermain kotor: Mandi Hujan

Kali ini mari kita bicara mengenai Main dan Kotor. Menurut kami, maksudnya saya dan suami, kegiatan bermain kotoran bagi anak-anak itu penting loh. Walaupun tidak selalu harus diarahkan bermain kotor, tapi sekali-kali bermain kotor itu bisa membentuk karakter anak agar bisa beradaptasi di segala kondisi. Kami berharap dengan kegiatan ini bisa membuat Naeema juga menjadi lebih berani dan kuat.

Sesi bermain kotor kali ini kami mulai dengan main hujan-hujanan. Kegiatan ini baru dilakukan pertama kali beberapa minggu yang lalu, saat curah hujan disekitar rumah kami cukup deras dengan kondisi aman. Kondisi aman disini maksudnya aman dari petir yang membahana. Ekspresi pertamanya sudah pasti takut dan jijik. Kenapa....? Inilah juga alasan kami ingin mengajak Naeema bermain kotor, supaya dia bisa sedikit terlatih untuk berada ditempat-tempat yang kotor, tapi tetap yah tidak mentoleransi jorok loh. Jadi dengan demikian anak bisa memahami batasan kapan dia bisa dan harus bertahan di kondisi kotor dan kapan dia harus tetap jaga kebersihan.

Kebetulan Naeema ini anaknya cukup rapih loh, ini sih karena kebiasaan yang yang diterapkan semenjak dia kecil (perlu dicatat ini tidak semata-mata hasil didikan saya, tapi 50% didikannya eyangmami). Misalnya, setelah bermain dia cenderung mengembalikan mainannya ke tempatnya, teratur menggunakan gelas atau peralatan lain yang memang miliknya, menaruh botol minum ke tempat cuci piring ketika dia bangun atau setelah minum susu.


Nah...berdasarkan pola yang teratur seperti itu kami juga ajarkan ketidakteraturan, bahwa boleh loh sekali-kali dia keluar dari kebiasaannya, boleh main kotor, boleh sekali-kali tidak tidur siang atau bahkan boleh terambat makan. Jadi saya lebih menyeimbangkan pola asuh yang diterapkan eyangmami sehari-hari. Karena sebagai anak yang dititipkan ke nenek nya saat saya bekerja, dan menurut saya itu masih masuk standart pola asuh saya, maka saya biarkan hal itu dilakukan eyangmami.
Kembali ke mandi hujan, pertama-tama Naeema tidak percaya kalau dia boleh mandi hujan. Kuncinya adalah kami selalu bilang ke dia, bahwa dia boleh mandi hujan selama ditemenin sama Anda. Kalau tidak ada Anda maka Naeema tidak boleh mandi hujan. Dan sejauh ini alhamdulillah, dia pun mengerti.
Lihat foto diatas ekpresinya ketika dia harus menginjak air hujan yang berwarna kecoklatan itu, dia masih jijik.....tapi kami terus pancing dia untuk keluar dari pagar dan melangkah. Karena tidak maju-maju, akhirnya Anda pun menggendongnya sambil keliling melihat kondisi komplek yang ada tanda-tanda akan banjir. Gak bertahan lama, Naeema langsung minta mandi....mungkin kedinginan,. Eh tapi begitu habis mandi dia minta keluar lagi, dan kami ijinkan dia untuk mandi hujan lagi. Gak lama-lama sih, kemudian Anda masuk dan begitupun Naeema. Bersih-bersih, mandi...pake baju hangat dan saya berikan dia susu hangat setelah itu.
Semoga kegiatan bermain kotor kali ini bisa bermanfaat bagi Naeema. Bermain Kotor itu perlu loh......

Ngoprek Blog

Kemarin sore, kembali saya memiliki waktu luang untuk bisa sekedar blog walking. Ritual saya mulai dari @Emak2Blogger versi FB. Meluncur kebeberapa halaman blog, dan saya pun "ngetem" di blog Emak Shintaries ini. Saya memang sudah beberapa kali mampir kesana, hanya saja selalu tidak dibarengi dengan si waktu luang ini.

Saya mengenal beliau ketika mengikuti GA nya yang berhadian design blog. Suka sama tampilan blognya, simple, didominasi warna pastel dan sudah pasti enak dilihat. Dan waktu mampir saya sekarang juga dibarengi dengan sudah banyaknya tutorial-tutorial yang lainnya, yang lebih menggoda selera saya. Dari mulai mengubah font pada blogspot, kemudian menampilkan twitter widget yang ga nge-flat, tampilan koment yang lebih berwarna, dsb. Kebetulan yang saya sebutkan tadi itu yang berhasil saya ekplorasi.

Senang dengan Me Time kali ini, membuat blog jadi terlihat simple dan berwarna. Abis selama ini selalu ketinggal #KelasOnline nya di @Emak2Blogger sih. Semua pelajaran saya habiskan dalam sehari aja hehehehe.

Walaupun ijin ga masuk karena maag yang kambuh ini dan melilit, saya tetap bersyukur bisa bernostalgia ngoprek blog. Sekarang waktunya tidur, karena besok saya harus anter mertua ke bandara untuk Umroh. Doakan semoga diberikan kelancaran dan kemudahan, amin.

12 May 2013

Exercise: sew...sew....sew

Hulla....Selamat hari Minggu, dan besok bertemu dengan senin...kegiatan saya hari ini membuat saya jadi mualees ngantor dan maunya Jaiiitt aja....hehehehe. Ya ya ya Lebay....tapi yah apalagi hari ini saya punya sparing partner aka sepupu saya, jadi tambah semangat jait nya loh.

Latihan hari ini diawali dengan menjahit kembali Gorden batik handmade saya....gak susah koq, cukup jait jelujur aja dibagian atas...dan jadilah, kain batiknya juga beli 30rb an di pasar klewer 2 tahun yang lalu. Setelah jadi, kemudian tinggal digantung pada tempat semestinya, lumayan gorden batik saya yang lainnya jadi bisa dicuci dulu. Hehehe saya emang keukeu sumekeuh gak mau beli gorden seperti yang ada dikebanyakan tempat, abis kayanya terlalu lebay aja buat rumah saya yang sederhana atau mungkin terlalu simple jadi bikin rumah keliatan tambah biasa saja. Nah ini sih beti (alias beda tipis) sama gak punya duit hahahaha.

Menjahit Gorden sederhana sudah dilaksanakan, kemudian lihat kain-kain flanel yang pernah saya beli beberapa waktu lalu dan kain batik sisa, yang pernah saya jahit juga untuk jadi gordennya kamar sebelah, iseng-iseng tangan pun berlanjut membuat bros sederhana. Hemm...gak begitu memuaskan sih, cuma tetep lucu (sesi:menghibur diri).

Menjelang sore hari,  Iis, sepupu saya yang tinggal dirumah, ikut bergabung, kemudian kami pun bereksplorasi sambil lihat youtube, memilih tutorial yang paling pas untuk kami ikuti plus yang bahan-bahannya memang sudah tersedia. Untuk kaitan penitinya kami pakai peniti konvensional, abis memang belum sedia peniti untuk bros. At Least memotivasi kami untuk belanja lagi kebutuhan-kebutuhan crafting kaya gini.

Berikut ini hasil karya kami:


piZap.com free online photo editor, fun photo effects

Hari minggu ini sungguh mengeluarkan energi positif, walaupun dari pagi sudah sibuk dengan kegiatan beres-beres rumah, tapi diakhiri dengan energi positif. Yang membuat saya kepengen latihan-latihan dan latihan lagi....supaya bisa menghasilnya ide-ide dan karya yang memiliki ciri khas tersendiri.

Harus banyak belajar lagi dari para crafter dalam dan luar negeri. Rajin-rajin mantengin youtube, dan latihan terus jelujur nya hehehe. Next project pengen bisa sampai bikin kalung, headband dari macam-macam bahan sisa. Kayanya besok mau telp tukang jahit langganan nih, minta kain perca, siapa tahu masih ada yang bisa diberdayakan, itu pasti!!!!.

See you next weekend sew.....Let's see the future with sew (sesi: me-lebay).

07 May 2013

Pre Wedding Addict

Hihihi... dari judulnya aja kayanya keliatan banget kalau saya ini narsis ya. Gak papa deh, biarin aja. Sejak 4 tahun yang lalu (saat prepare nikahan saya dulu) saya hobby banget yang namanya browsing foto-foto pre wedding. Selain saat itu mencari ide tema untuk foto pre wedding plus ditambah suka banget lihat mba dan mas yang cantik dan ngganteng berpose (*kepengen). Yaaa...walaupun hasil dari browsing itu tidak diimplementasikan dalam tema pre wedding saya (hasil foto pre wed saya biasa saja) tapi foto saya kala itu cukup mewakili daripada kami berdua #tsaahh.
 
Hobby saya ngeliatin foto pre wedding berlanjut sampai dengan sekarang. Malam ini, saat lagi mampir di Group FB nya @Emak2Blogger, membuat saya singgah ke satu blog catchy banget.
 
Vindy adalah nama si empunya blog. Blognya lucu, warnanya cerah, beliau adalah seorang design graphis, make up artist dan pembuat aksesoris, di setiap review nya tentang suatu produk selalu didampingi dengan foto-foto yang OK banget. Dan kemudian sampailah saya pada postingannya yang ini.  saya suka foto-fotonya disitu, dari mulai warna, pose-nya, editingnya hijab + aksesorisnya sampai dengan temanya. Hadeuh jadi kepengen di foto, hahahaha....sungguh ini sih karena saya narsis.
 
Maaf kalau narsis itu sudah tidak bisa dicegah lagi. hehehehe. Ga tau kenapa saya suka dengan foto pre-wed yang santai, dengan warna yang catchy dan pastel trus sederhana tapi juga bermakna dalem banget (hadeuh saya mulai lebay) tapi yah begitulah.....ngerti kan ya maksud saya?. Pokoknya kepengen foto Pre Wed lagi #loh.

Goals....

Menjawab pertanyaan seorang teman di Jumat sore nan macet minggu lalu.
Hai teman, goals saya adalah SAYA INGIN SUKSES.
Sukses dengan segala cara, sukses menjadi ibu yang membesarkan anak-anak saya kelak, sukses untuk mewujudkan mimpi saya menjadi tukang jahit, sukses memberikan sedikit rasa bangga kepada keluarga saya (baca: orangtua), sukses untuk menjadi sesuai harapan suami saya. Sukses mengelola keuangan rumah tanggaku. Dan sukses punya home industri sendiri. Sukses dimata orang-orang terdekatku.
Kalau malam-malam gini saya masih terjaga, itu karena dirimu teman. Disaat langkah kukeluar dari kantor sampai dengan dijalan menuju rumahku hari ini, ku menemukan apa yang menjadi goal saya. Tidak....itu bukan mimpi teman, itu Goal saya....
Terima Kasih sudah menguras isi pikiran ku dan membuat aku semakin kuat untuk menjadi SUKSES.
Maaf dunia kantoran, dalam impian ku tidak pernah terbersit saya akan SUKSES melalui kamu.  

Pic: sini

ALLAHUMA YASSIR WA LAA TU'ASSIR

02 May 2013

Hello, May......

Hai....
Long time no see....
Beberapa kali buka blog, tapi hasilnya hanya diam saja.
Mampir dibeberapa rumah blog, tapi juga tetap diam.
Apa kabar saya?
Jawabku pasti "baik-baik saja" jawaban standart yang selalu kuucapkan, sebagai wujud rasa syukur atas rahmat Allah yang diberikan kepada ku setiP hari.
Namun sesungguhnya saat ini sedang dilanda KEGALAUAN yang cukup membuat diriku cetar membahana.

Dari mulai peran sebagai anak pertama, sebagai tulang punggung keluarga sampai dengan peran saya sebagai seorang istri dari seorang suami dari anak pertama yang juga mulai menjalankan perannya sebagai tulang punggung, yang mulai mendilemakan diri saya.

Keinginan-keinginan saya dan suami yang memimpikan bisa mengakomodir kebutuhan dari masing-masing keluarga kami namun tetap menjaga batas pemenuhan kebutuhan keluarga kecil kami ini yang kemudian membuat kami ber dua (saya dan suami) menjadi kadang berada pada kondisi "under pressure".

Tapi kami percaya bahwa niatan kami untuk keluarga pasti akan dimudahkan segala urusannya oleh ALLAH swt, amin amin amin.

Trus selain itu, saat ini secara tanggung jawab pekerjaan saya dikantor pun bertambah. Dari sekedar pelaksana namun lebih mendalam lagi menjadi seorang analisis juga. Ada masa saya dirudung kecemasan karena khawatir tidak dapat berlaku seperti harapan. Ditambah lagi masa adaptasi saya akan keberadaan atasan baru saya yang sebenarnya bikin saya semangat dan seperti ada harapan baru, menambah kegalauan saya malam ini.

Setelah menulis ini saya jadi mikir......ini apa saya lebay banget ga sih? Gak papa deh, terbukti nge-blog itu memang merupakan terapi jiwaku, gimana engga, cuma nulis kata-kata diatas aja bisa bikin hati saya Ces Pleng nih. Lumayan saya bisa bernapas lega.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...