23 March 2013

She's Back

Well abaikan saja postingan saya dibawah ini. Yup akhirnya Siti's back to our office now. Kenapa? Koq bisa? Ga ngerusak dunia persilatan? Hmm.....tampaknya Siti itu salah satunya STAR dari Bos-bos besar saya dikantor. Meskipun saya sudah mendapatkan penggantinya, baru join 3 hari proses hand over pun sudah berjalan dan Jreng jreng jreng...itu si additional pun tidak masuk setelah 1 hari ditinggal Siti. Sempat pihak management menanyakan langsung kepada saya perihal resign nya Siti dari kantor kami, saya jelaskan apa adanya. It's All About The Money, yang menurut saya sih manusiawi. Saya coba nego lagi pun sebelum dia efektif resign memang tetap tidak tergugah.
Source: Google

Hebat Bapak Bos Besar saya itu, tanpa gengsi dia melakukan pendekatan secara personal langsung kepada Siti setelah siti pamitan itu. 2 hari dijalani Siti di tempat barunya dan alhamdulillah masih rejeki saya (maksudnya ga usah nyari orang lagi) Siti ga betah euy. Apalagi secara kebetulan Replacing nya Siti gak masuk 1 hari dan langsung mendapat blacklist dari Bapak Bos Besar (mungkin udah keliatan kalo Mba yang baru itu ga ada "Feel" dan itu kerasa banget) sehingga dia memerintahkan Siti untuk kembali, dan memberikan yang terbaik untuk perusahaan dan Siti secara pribadi.

Mudah-mudahan ini yang terbaik untuk Siti ya. Siti pun bisa berkembang disini, dan Management pun tersenyum kembali. Semoga yang terbaik.

17 March 2013

Bye Bye Siti

Satu lagi tim saya ada yang resign, efektif Jumat , 15 Maret 2013 kemarin Siti efektif resign sebagai resepsionis dikantor saya. Kami sudah menganggap Siti sebagai adik sendiri. Dan dia merupakan orang yang helpful, jadi orang-orang yang bertemu dengan dia pasti merasa senang. Termasuk juga dengan MD dan VP saya dikantor, sangat menyayangkan pengunduran diri Siti. Tapi ya ini lah yang sudah dipilih oleh Siti. Semoga ini yang terbaik buat Siti ya.....

Ki-ka: Mba Yeni, Teti, Saya, Siti & Dawai

Gambar diatas diambil sebelum lunch date terakhir kita dengan Siti. Kurang 1 yaitu Mba Yanti yang harus ke RS dulu nengok karyawan yang sakit cukup serius. Bakalan kangen sama senyumnya Siti, suaranya dan penampakannya yang aduhai plus makeup gratisan pas mau kondangan. Gonna Miss U Siti......

Source: Tumblr

13 March 2013

Kembang Goyang


Sudah tahu kan apa nama dari makanan diatas. Eh gambar diatas itu makanan loh ya, bukan hiasan meja, walaupun saya taruh diatas meja untuk saya abadikan gambarnya.
Kembang Goyang....itu nama makanan ringan khas Betawi. Ya...sebagai orang Betawi saya pasti suka makanan itu. Renyah, Gurih, tidak terlalu manis dan bikin ketagihan. Kalau diolah dengan baik dan benar oleh yang ahli maka makanan ringan ini sungguh menggoda selera. Membuat yang memakannya tak mau berhenti. Lagi...Lagi...Lagi...dan Lagi.
Di keluarga saya sendiri, kalau ada acara-acara kebesaran (Baca: Lamaran atau Pernikahan) kembang goyang selalu kami sertakan sebagai makanan hantaran kembali ke besan. Kami sajikan dengan kaleng kerupuk yang memang "ngampung" abis. Kemarin Ade, sahabat saya tiba-tiba bbm dan bilang kalau kepingin kembang goyang.  Setelah ber-bbm an ria akhirnya kita memutuskan untuk urunan mesen si kembang goyang ke ibu dari Tante saya. Maklum beliau memang Betawi Ps Minggu yang dulu ketika muda masih suka produksi dodol Ps. Minggu yang terkenal itu dan penganan Betawi lainnya (hmm kangen banget masa itu). Karena beliau juga saya jadi suka Kembang Goyang. Kembali ke cerita awal, jadi karena ngidamnya Ade tersebut saya jadi punya Kembang Goyang tanpa ada embel-embel acara besar dirumah.

Berikut ini resep Kembang Goyang yang saya ambil dari Info Resep :



  • 125 gram tepung beras
  • 25 gram kelapa kering, dihaluskan
  • 25 gram gula pasir halus
  • 1 butir telur
  • 1/4 sendok teh garam
  • 200 ml santan dari 1/2 butir kelapa
  • minyak untuk menggoreng

  • Cara membuat Kue Kembang Goyang :
    1. Aduk semua bahan sampai rata.
    2. Panaskan cetakan kembang goyang dalam minyak yang sudah dipanaskan.
    3. Celup cetakan ke adonan. Masukkan dalam minyak sambil digoyang-goyang sampai kue terlepas.
    4. Goreng sampai matang dan kering. Dinginkan.
    5. Sajikan.
    Proses pembuatannya sendiri cukup membosankan karena harus merendam cetakan yang sudah ada adonan ke dalam wajan yang berisi minyak panas satu per satu. Hmm...kira-kira kalau saya belajar membuat sendiri bisa sabar ga ya.....??
    Nah, Kalau Cetakan Kembang Goyang yang seperti ini ni:

    Kebayangkan ya, bagaimana membuatnya. Mau coba? Yuk datang kerumah, ditemani teh manis hangat pasti yummy.....Oh iya, kalau penasaran dengan proses pembuatannya bisa silakan tanya Om Google ya.

    06 March 2013

    Nyemplung

    Abaikan kalimat postingan ini yang engga Bahasa Indonesia banget, hehehe. Naeema udah berani sekarang nyemplung. Nyemplung = mencelupkan diri kedalam suatu wadah, wadahnya itu sendiri adalah ember besar yang Unda jadikan wadah untuk menampung air mandi.
    Pertamanya sih ketakutan, eh beberapa menit kemudian dia mulai enjoy dan bahkan udah berani nyelupin kepalanya kedalam ember tersebut. Supaya Naeema ga minta nyemplung setiap kali mandi, maka saat itu juga Unda melakukan perjanjian bahwa Naeema hanya boleh nyemplung kalo Unda / Anda libur. Dan tidak boleh dengan yang lainnya. Ini sih sebenarnya siasat supaya gak boros air. Kebayangkan, kalo misalnya harus nyelup tiap hari dan isi ember itu harus dikurang tiap hari juga....bangkrutlah Unda.
    Dan Ini lah penampakan Naeema kalau sedang nyemplung, senang sekali:

    Mudah-mudahan kalau dibawa berenang diluar nanti jadi makin berani ya ka.....

    05 March 2013

    Wedding Party n Holiday (Part 2)

    Ini Lanjutan dari cerita yang Ini loh.......

    ----------------------------------------------------

    Sedang asyik bermain di De'Ranch, kami mendengar pengumuman soal Floating Market yang sedang bekerjasama dengan De'Ranch untuk mengajak pengunjungnya kunjungan kesana dengan menggunakan transportasi yang sudah disediakan, dengan hanya membayar 10ribu Rupiah, yang bisa ditukar dengan 1 cup produk-produknya nestle. Dan karena bermain di De'Ranch dengan hanya 1 anak kecil akan membosankan maka kami pun memanfaatkan kesempatan ini untuk berkunjung kesana.

    Menggunakan bus berbentuk perahu yang sudah disediakan maka kami pun meluncur kesana bersama dengan pengunjung yang lainnya. Ternyata kala itu Floating Market masih dalam tahap Soft Launching, jadi ya buka nya hanya saat weekend saja. Begitu masuk disebelah kanan rencananya akan dibuat kebun sayuran organik dan sebelah kiri adalah kebun strawberry. Masing-masing kebuh tersebut masih dalam tahap pembibitan dan pengembangan. Jadi belum bisa dikunjungi sebagai salah satu wahana disana. Begitu masuk ke lokasi tersebut langsung dihadapkan dengan area yang bersih, rapih dan menyejukkan plus ditambah cuaca rada mendung. Disana sih memang tujuannya untuk makan siang, dan ternyata memang disana hanya baru ada makanan-makanan / tempat belanja saja dan arena permainan perahu. Venuenya tetep asyik buat tempat foto-foto (maafkan kalau saya narsis) dan bikin saya gatel pengen berpose terus. Cuma karena lagi-lagi hp ga support (imbas gak punya power bank ya begini ini) maka saya abaikan hasrat saya itu (dalam hati: saya harus kesini bareng backpackers).

    Pedagang-pedagang di sana semua berjualan di atas perahu. Tempat makannya sendiri sih bisa di saung-saung di pinggir danau atau ditempat yang sudah disediakan tak jauh dari perahu-perahu penjual berada. Udara disekitar lembang cukup bersahabat, mendung tapi tak berarti hujan, walaupun sedikit gerimis.

    Untuk berbelanja di Floating market haruslah menggunakan coin yang dapat ditukar di kasir-kasir yang sudah tersedia. Dengan nominal penukaran Rp. 5000 kita sudah bisa mendapatkan 1 coin. Oh iya....semua uang yang kita tukarkan dengan coin itu tidak bisa di refund ya, jadi ya harus kira-kira dalam menukarkan uang kita dengan coin tersebut, dari pada mubajir. Makanan yang tersedia didalam sih cukup unik-unik, dari mulai nasi goreng kelapa, duren panggang, serabi jokowi, dsb. Hanya saja dari segi rasanya belum cetar membahana sih yah.



    Di sini juga ada sudut-sudut hewannya loh.....ada rumah angsa, dan rumah kelinci. Kasian sih lihat kelinci-kelinci itu dikejar-kejar anak-anak, digendong dan seringkali terjatuh. Khawatir ada yang luka dengan kelinci-kelinci itu. Tempatnya sih kecil, namun lumayan untuk mengenalkan anak dengan binatang peliharaan. Kalau rumah angsa....hhmm engga deh, agak bau ya....cuma untuk sekedar lewat gak papa deh ya.


    Oh iya dihalaman depan Floating market ini ada kebun sayuran dan kebun strawberry nya loh. Sayang sekitika kami datang, kebun tersebut masih dalam tahap penanaman/pembibitan. Mudah-mudahan pas nanti datang lagi kesana semua sudah sempurna ya.

    Well....sudah hampir 2 jam kami disana.....dan sebentar lagi mobil yang membawa kami dari De'Ranch akan segera mengembalikan kami kesana. Siap-siap ya....untuk berakting seperti artis yang sedang road show. Hehehehehe. Alhamdulillah dikasih kesempatan buat jalan-jalan dibalik kepentingan kondangan kami. Naeema senang, Eyang Mami senang, Aunty Dedes senang semua pun senang.

    Sampai jumpa diliburan berikutnya.......^_^y

    03 March 2013

    Perempuan vs Pilihan Hidup

    Kemarin pagi, saya mendapati email surat pengunduran diri dari teman yang berada di Malang. Beliau adalah seorang Leader yang menurut saya benar-benar Down To Earth. Tidak "Bossy" bahkan mengayomi tim nya yang lain. Selalu punya rasa hormat-menghormati dengan orang lain. Beliau juga selalu terbuka atas kritik membangun dari orang lain dan berusaha memperbaiki diri. Pokoknya bicara dengan beliau sungguh tidak ada perbedaan mana itu Bawahan dan mana itu Atasan. Sungguh bicara dengan beliau membuat saya nyaman, dan dekat walaupun jarak memisahkan kami.

    Pengunduran diri beliau memang sudah dibicarakan beliau kesaya beberapa hari yang lalu. Tapi saya minta beliau untuk bisa dibicarakan terlebih dahulu dengan atasannya. Sementara saya pada saat itu memposisikan diri saya sebagai teman, dan bukan sebagai HRD. Beliau ungkapkan bahwa alasan pengunduran dirinya adalah karena kehamilannya yang menurutnya di tri semester pertama ini membuatnya tidak bisa bekerja dengan baik. Sehingga tim nya banyak terabaikan karena beliau seringkali ijin tidak masuk karena sakit (Red: Kehamilannya). Dan beliau juga memiliki traumatis yang amat sangat dalam akan kehilangan anak. 

    Ya....siapa sih yang tidak trauma kehilangan anak, darah daging kita apalagi kita perempuan yang mana anak tersebut lahir dari rahim kita. Putri/Putra beliau memang ada yang meninggal ketika usianya 3 tahun karena sakit. Hal itu pun sempat membuatnya tergoncang sehingga menjadi trauma. Saat ini memang beliau hidup terpisah dari keluarga karena tugaslah yang membuatnya demikian. Beliau ada di Malang sementara Suami dan anaknya di Surabaya. Setiap wiken beliau pulang ke Surabaya untuk menunaikan tugas nya sebagai Istri dan seorang Ibu. What a Life.....sungguh besar pengorbanan yang beliau lakukan selama ini, untuk perusahaan,keluarga dan hidupnya. 

    Hingga pagi itu saya pun ber-bbm-an dengan beliau soal pengunduran dirinya. Betapa saya "lebay" dengan menitikkan air mata ketika sesi perbincangan bbm itu berlangsung. Bagaimana tidak sedih....beliau bilang bahwa saya lah yang menginspirasinya untuk mengambil keputusan ini. Mengorbankan apa yang sudah dia lakukan untuk karir nya selama +/- 10 tahun berada di perusahaan ini.



    Sayalah yang menginspirasi dia untuk resign. Ketika dia lihat DP Bbm saya berdua bersama Naeema. Menumbuhkan rasa keibuannya, iingin memeluk anak-anaknya termasuk yang sekarang dalam kandungannya. Betapa hati saya perih saat itu....bukan....bukan karena semata-mata impiannya, tapi seketika saya seakan diingatkan kembali akan tujuan hidup saya....bahwa saya ingin hidup untuk keluarga saya: Suami, anak-anak dan orangtua saya.

    Betapa Allah swt sungguh memahami saya, mengingatkan saya melalui kisah orang lain disaat saya lupa atas apa yang saya cita-citakan. Betapa pengorbanan itu memang harus diambil oleh perempuan. Betapa perempuan memang ditakdirkan untuk tidak memikirkan dirinya sendiri tetapi juga ada kehidupan anak-anaknya kelak ditangannya.

    Disisi lain saya merasa kehilangan beliau, kehilangan The Future Leader namun disisi lain saya sungguh memahami dilema yang dirasakannya. Dan semoga ini pilihan yang terbaik untuk Mba Liza.....begitu saya biasa memanggilnya. Semoga Allah swt senantiasa membukakan jalan rejeki yang lain untuk dia dan keluarganya. 

    Dan semoga saya bisa mengambil keputusan terberat seperti itu suatu hari nanti. Dan dilancarkan impian-impian saya untuk bisa menjadi produktif. Semoga ya Allah...semoga. Amin....amin....amin.
    Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...