11 January 2013

My First Dinar

Bukan bermaksud untuk riya atau menyombongkan diri atau mentang-mentang yah....posting soal hal beginian, tapi ini murni karena ingin dokumentasi aja.

Salah satu target saya di 2013 ini adalan menambah jenis investasi, selama ini yang saya ikuti hanya asuransi konvensional yang saya ikuti semenjak saya masih single. Asuransi konvensionak tersebut merupakan asuransu berjangka yang tidak termasuk proteksi (bukan unitlink). Asuransi yang saya ikuti tersebut dilakukan pembayaran premi selama 5 tahun setiap 3 bulan sekali. Saya pilih asuransi ini karena sesuai dengan budget hehehehe.  Sebelumnya suami saya mengikuti asuransi unitlink namun saya rekomendaxikzn untuk ditutup saja karena saya nilai kurang bisa mengakomodir kebutuhan kani.

Nah ceritanya tahun ini pengen yang namanya berinvestasi di LM. Pas lagi pegang uang pas harga LM turun akhir-akhir ini, akhirnya browsing lah saya kemana-mana. Dari informasi temannya suamiku, sampai ke toko mba Widi (@empathati) dimana disana harga emasnya belum termasuk ongkos kirim. Jadi kalau ingin membeli berarti harga emas × berat emas × ongkks kirim (Rp.50.000). Masih dalam tahapan berpikir sambil browsing-browsing.....akhirnya sampai saya melihat twitter dan tertuju pada @mau_dinar. Ternyata mau dinar itu merupakan salah satu group bisnis nya Mba Asm Nadia, lokasinya didepok dan ternyata free ongkir.....nahhhh pas kan hehehe.

Starring mw beli yang mini dulu (5 gram an), tapi kemudian melabil....begitu inget ada rencana mau ngerayain ultahnya Naeem bulan ini, dan juga setelah konsultasi dengan Mas Aeon (pihaknya MD) dan mempertimbangkan ultah Naeema itu maka saya memutuskan mengambil Dirham saja. Karen menurut MD jika mau kurang 5gr maka sebaiknya dinar saja.

 Source: disini

Maka dengan mengucap bismillah, saya pun akhirny order Dinar. Setelah pembayaran ditransfer sebelum jam 5 sore, maka keesokan harinya dikirimlah Dinar saya kerumah dan free ongkir. Proses pengantarannya pun dipastikan yang menerima adalah kerabat kita sendiri. Alhamdulillah akhirnya bisa memulainy! semoga bisa konsisten nabungnya, amin. Mudah-mudahan bisa di combine dgn LM nya juga ya.

12 comments:

  1. Wah, jadi tertarik juga ni mba aku ;)..

    ReplyDelete
  2. wah heubat des,,,moga konsisten ya

    ReplyDelete
  3. wah selamat ya untuk firsy dinar nya ,,,,tapi kayanya mahal

    ReplyDelete
  4. @ Mba Mia: Hayuuuk Mba, itung-itung uang lupa, ternyata membukit.
    @Mba Fitri: Masih satu mba masih penuh tantangan memerangi hasrat konsumtif.
    @Mba Nourash: Engga koq Mba, hitung-hitung beli sofa bed ajah...hehehe

    ReplyDelete
  5. Wah, saya belum pernah beli dinar. Saya baru nyoba beli emas antam, dan ternyata rada repot kalo di daerah karna mesti pesan dulu via Pegadaian dan nunggu lama.
    Lebih aman dan menguntungkan mana dinar atau emas batangan ya? *masih awam soal investasi*

    ReplyDelete
  6. @milo: tergantung kemampuan. Untuk < 5 gr sebaiknya dinar tp untuk gram yg lebih besar sebaiknya LM. Itu yg diinfo sm mau dinar itu......CS nya baik,dan ngasih gambarannya cukup.

    ReplyDelete
  7. baru tau nih sy investasi dinar, keliatannya menarik ya..thx utk infonya :)

    ReplyDelete
  8. Sempat sih liat-liat di TL Twitter Mba Asma Nadia. Tapi belum ngerti-ngerti banget masalah investasi. Hehehe

    ReplyDelete
  9. Hai mba, kami dari Pinisi Edutainment Park. Boleh minta alamat emailnya mba? kami mau kirim undangan :) alamat emailnya bisa dikirim lewat twitter @PinisiIndonesia
    Terima kasih

    ReplyDelete
  10. Halluw mba salam kenal..;))

    mba sekalian mau tanya, sidinar ini harga jualnya juga tinggi kah? maksudnya harga dinar kecenderungannya naeknya sama kayak LM kah? ;))

    ReplyDelete
  11. waaa.. udah lama gak main kemari ^_^

    semoga investasinya nambah terus ya, dimudahkan rejekinya :)

    ReplyDelete

Hai Hai....
Terima Kasih sudah mampir, jangan lupa jejak komen nya.


See You

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...