28 January 2013

Si Gadis 3 tahun & Dongeng

Tanggal 22 Januari 2013 kemarin adalah hari dimana Naeema bertambah usia menjadi 3 tahun. Baru sempat Unda posting sekarang karena kesibukan luar biasa di minggu lalu, bertepatan dengan Annual Sales Meeting dikantorku. Tapi bukan berarti Unda melupakanmu....Nak.
Ulang Tahun kali ini diwarnai dengan batuk nya Naeema. 3 hari sebelumnya rada sumeng badannya. Kemudian hilang, tinggal batuknya eh menjelang hari mendongeng (baca:syukuran ultah Naeema) Naeema pun dihinggapi panas cukup tinggi, kebetulan malam itu Unda tidak dirumah, jatah check-in karena harus jadi notulen di meeting hari sebelumnya dan keesokannya training leadership yang merupakan projek saya yang lainnya di meeting tersebut. Jumat pagi, saya baru tau kalau Naeema badannya panas lagi. Galau...resah sudah pasti saya rasakan siang itu. Tapi sedikit tenang karena ada eyang mami dan anda dirumah. Telp terus jalan mengontrol kondisinya, alhamdulillah- setelah diberi obat penurun panas, Naeema mendingan. Dikasih semangat terus supaya sembuh karena hari sabtu, 26 Jan 2013 (hari yang kami pilih untuk acara syukurannya Naeema).
Jumat pagi saya memutuskan untuk tidak kekantor, lebih memilih mengunjungi DSA karena jam 4 pagi panasnya kembali naik. Mencoba Dr. Rianita Sp.A, DSA rekomendasi aunty zyzy di Hermina. Kesannya terhadapt beliau adalah lemah lembut, memberikan informasi yang kita (baca: orangtua) butuhkan. Dan memberikan advice bukan menggurui. Bolehlah direkomendasikan lagi.
Sabtu, 26 Januari 2013, waktunya dongeng. Kesibukan dirumah sendiri sudah sejak Jumat malam. Untuk tamu dewasa kami sediakan nasi kebuli+semur+acar asinannya. Mak nyos lah bikinan Tante Heni. Terus untuk anak-anak peserta dongeng, kami sediakan goodie bag + mie goreng dan rejeki Naeema memang bagus, Yangti datang nyumbang cup cake (alhamdulillah-) plus tiap anak diberikan balon gas karakter (yang lagi ini saat ini itu loh). Senang deh....niat sederhana jadi tambah meriah. Semoga Allah swt memberikan rejeki yang berlimpah ya Nak.....
Jreng....dipertengahan dongeng berlangsung hujan deras mengguyur depok dan sekitarnya. Suasana mendadak rempong. Yang harusnya mie goreng dibawa didalam goodie bag akhirnya sambil menunggu hujan reda mie tersebut kami keluarkan dari dalam goodie bag untuk di makan di tempat. Para orangtua pun agak terhambat makannya karena harus mengalah dengan anak-anak yang sedang duduk diruang tengah. Tapi seru...insyaallah- tamu semua merasa terlayani dengan baik. Cuma karena hujan itu, acara duduk-duduk diluarnya gak bisa sehangat yang dibayangkan deh. Appreciated sama tante-tante yang sudah sempetin datang dan meramaikan acara Naeema ini. Niat kami juga sebagai ajang silaturahmi soalnya. Mba Yanti dan Teti (temen kantor saya) yang sudah menyempatkan hadir walaupun rumahnya di tn abang & klender. Nyebayanginnya aja udah ribet dengan bawaan mereka dan bayi-bayi nya. Makasih banyak ya teman.....
Alhamdulillah sampai dengan pagi ini Naeema sudah lebih baik. Recoverynya aja sih, makan sih masih mau walau agak dirayu-rayu, minum obat lancar, masih kepingin tidur terus.....mudah-mudahan cepat pulih ya. Btw Naeema tampaknya alergi sama madu propolis yang diberikan DSA kmrn sebagai suplemen. Karena sejak kemarin badannya merah-merah seluruh badan. Dan kami memutuskan untuk menghentikan pemberian suplemen tersebut.
Cepat Sembuh Anak Unda....
Ceria lagi dan jangan cengeng ya....
Semoga kelak Naeema jadi anak sholehah, amin.
Diberikan rejeki dan kemudahan bagi mu ya Nak.
Selalu dalam lindungan-NYA.




27 January 2013

RuMah dan Isinya

Masih diedisi mengisi rumah. Hmmm baiklah....saya mengaku, sudah hampir 1 tahun menempati rumah terpisah dari mama tapi perabotan rumah saya dari ruang tamu sampai dengan dapur masih loh kosong. Pertama sih pasti alasan financial,  dan alasan selanjutnya saya masih merajut konsep dari rumah saya ini. Simple sih pasti lah.....itu bisa dilihat diruang TV yang masih kosong (alasan sebenarnya sih karena belum kebeli sofa bed nya hehehe). Pembelian furniture dirumah lebih ditekankan kepada spontanitas dan keberadaan (maksudnya apalagi kalau bukan si U).

Kalau nge-Mall saya senang sekali melipir sebentar ke ace hardware. Hunting.....windos shopping, mencari/mencuri insiprasi dan berkhayal. Pokoknya bisa jadi terapi jiwa deh, hehehe (seperti  antologi emak-emak blogger ya). Kalau pun tidak terbeli saat itu kan paling tidak udah jadi inceran terus pengajuan proposal ke Pak Bos....dan insyaallah kalau ada rejeki bisa langsung beli.

Baru-baru ini saya mendapat inspirasi untuk membeli kerey.....tau kan yah,penutup rumah itu loh.....soalnya memang rada kebuka, gimana gitu yah pas ada yang lewat, risih aja gituh. Hunting lah saya soal kerey per kere-an....niat ga niat sih, jadi agak lam memang dapatnya.  Dan kemudian mendapatkan inspirasi ketika berkunjung ke ace. Ada daun-daunan sintetis yang ok banget kalo fungsinya sebagai tanaman rambat untuk taman di ubah menjadi kerey dirumah saya. Secara rumah saya terlalu plain tidak ada pepohonannya, gak ada ijo-ijo nya gituh. Dan setelah ada dan, baru deh kita beli dan beruntung karena model yang saya mau hanya tinggal satu-satunya di display, untung ga cacat jadi deh kita angkutttt. Ini dia kerey daun sintetis ala Unda.



Hunting selanjutnya berawal dari berantakan. Yah....berantakan.....space kecil dibawah tangga yang saya gunakan untuk tempat menyimpan sepatu semakin lama semakin g enak dilihat (baca:berantakan). Pertama saya gunakan kotak tranparant yang biasa digunakan sekarang ini, tapi kendalanya susah sekali ngambilnya pas saat mau dibutuhkan. Nah.....akhirnya kemarin, saya menemukan rak sepatu yang cukup compatible disalah sath sudut rumah saya. Harga terjangkau, simple denban warna yang sama dengan tema rumah saya. Yes.....dapat deh rak sepatu dengan 16 kotak untuk tempat sepatunya. Ini  dia penampakan rak sepatu murah meriah  nan simple itu:

11 January 2013

My First Dinar

Bukan bermaksud untuk riya atau menyombongkan diri atau mentang-mentang yah....posting soal hal beginian, tapi ini murni karena ingin dokumentasi aja.

Salah satu target saya di 2013 ini adalan menambah jenis investasi, selama ini yang saya ikuti hanya asuransi konvensional yang saya ikuti semenjak saya masih single. Asuransi konvensionak tersebut merupakan asuransu berjangka yang tidak termasuk proteksi (bukan unitlink). Asuransi yang saya ikuti tersebut dilakukan pembayaran premi selama 5 tahun setiap 3 bulan sekali. Saya pilih asuransi ini karena sesuai dengan budget hehehehe.  Sebelumnya suami saya mengikuti asuransi unitlink namun saya rekomendaxikzn untuk ditutup saja karena saya nilai kurang bisa mengakomodir kebutuhan kani.

Nah ceritanya tahun ini pengen yang namanya berinvestasi di LM. Pas lagi pegang uang pas harga LM turun akhir-akhir ini, akhirnya browsing lah saya kemana-mana. Dari informasi temannya suamiku, sampai ke toko mba Widi (@empathati) dimana disana harga emasnya belum termasuk ongkos kirim. Jadi kalau ingin membeli berarti harga emas × berat emas × ongkks kirim (Rp.50.000). Masih dalam tahapan berpikir sambil browsing-browsing.....akhirnya sampai saya melihat twitter dan tertuju pada @mau_dinar. Ternyata mau dinar itu merupakan salah satu group bisnis nya Mba Asm Nadia, lokasinya didepok dan ternyata free ongkir.....nahhhh pas kan hehehe.

Starring mw beli yang mini dulu (5 gram an), tapi kemudian melabil....begitu inget ada rencana mau ngerayain ultahnya Naeem bulan ini, dan juga setelah konsultasi dengan Mas Aeon (pihaknya MD) dan mempertimbangkan ultah Naeema itu maka saya memutuskan mengambil Dirham saja. Karen menurut MD jika mau kurang 5gr maka sebaiknya dinar saja.

 Source: disini

Maka dengan mengucap bismillah, saya pun akhirny order Dinar. Setelah pembayaran ditransfer sebelum jam 5 sore, maka keesokan harinya dikirimlah Dinar saya kerumah dan free ongkir. Proses pengantarannya pun dipastikan yang menerima adalah kerabat kita sendiri. Alhamdulillah akhirnya bisa memulainy! semoga bisa konsisten nabungnya, amin. Mudah-mudahan bisa di combine dgn LM nya juga ya.

06 January 2013

Happy Wedding Dawai & Ralla

Dawai teman kantor saya akhirnya menikah pada Sabtu,5 Januari 2013 kemarin. Semoga kalian berdua menjadi pasangan yang saling mengisi satu sama lain. Terlepas dari gaya kalian yanf nyentrik dan vintage hehehe semoga kelak kalian menjadi keluarga yang samara.....amin amin amin.
WELCOME TO THE CLUB Yaaaa.....hehehe

Belajar dari Habibie & Ainun

Siapa yang tidak tahu Habibie & Ainun. Apalagi sekarang sedang diputar film nya yang merupakan refleksi dari buku yang berjudul yang sama dengan film tersebut. Menurut Metro TV hari ini film tersebut bahkan mengalahkan rekor yang dicatat oleh Ayat-Ayat Cinta dan  Laskar Pelangi. 15 hari sudah Film tersebut diputar di bioskop dan sudah mencapai 2.1 juta penonton.
Saya sendiri belum sempat baca bukunya. Film nya...? Alhamdulillah sudah ditonton. Walaupun saya tidak menangis tersedu seperti Mba-Mba sebelah saya, namun setiap momen di film tersebut dapat membuat saya membayangkan Bapak Habibie & Ibu Ainun. Terlepas dari kekurangan pada film tersebut dari segi interior pada saat di Rumah Sakit dan beberapa spot yang sangat kentara bahwa itu iklan, namun sungguh hal tersebut sangat kecil dan tertutup dengan kalimat-kalimat romantis dan mengena dihati. Yang ternyata dialog-dialog tersebut di supervisi langsung oleh Bapak Habibie sendiri. Sehingga menurut saya seluruh kalimat dalam film itu garis besar "berisi" sekali.
Film ini sendiri bagi saya, tidak hanya menggambarkan cinta Habibie kepada Ainun, tetapi juga kepada negeri ini. Betapa banyak cita-cita yang sebenarnya tulus ingin negeri ini bisa mandiri, maju dan tidak tergantung dengan bangsa yang lain. Impiannya agar bangsa ini bisa dihormati oleh bangsa lain, agar infrastruktur negeri ini merata dan banyak lagi. Dari Ainun sendiri saya belajar bagaiman iklas menjadi istri, partner kerja dan penasehat bagi suami. Berkorban waktu, jiwa dan raga untuk keluarga, yang mungkin belum bisa saya penuhi saat ini bagi keluarga saya sendiri.
Terus terang banyak moment dari film ini yang sungguh menjadi suatu "tamparan" bagi saya. Khususnya ketika mengena pada peran seorang istri. Yang memang saat ini sedang "galau" akan masalah tersebut. Bagaiman Ainun iklas pindah ke Jerman dan melupakan karier nya sebagai dokter, dan kembali ke Indonesia walaupun dia juga sudah menjadi dokter anak disana. Bagaiman Ainun bisa dapat mengurus suaminya sampai dengan detail sekali. Mengabdikan dirinya untuk keluarga. Sungguh sulit sekali mencapai tahap itu.
Back to Habibie & Ainun, film ini membuat saya "iri" akan cinta kasih yang mereka miliki. Walaupun ini hanya sebatas film tapi paling tidak dikehidupan nyata mereka pun berhasil melewati kerikil-kerikil sehingga Allah swt yang akhirnya memisahkan mereka. Semoga Saya dan Yankuw pun begitu. Habibie mengajarkan saya untuk menjadi pasangan yang iklas menemani pasangan kita disaat suka dan duka, sehat dan sakit. Semoga saya dan yankuw pun begitu....namun demikian saya tetap berdoa semoga kami berdua selalu diberikan kesehatan.
Pokoknya banyak sekali hal yang saya pelajari dari kisah mereka dalam film tersebut. Mungkin membaca bukunya juga akan lebih dalam lagi ya....?. Dan saya setuju dengan pendapat bahwa Pak Habibie memang tidak cocok di Politik, karena memang jiwa nya terlalu baik untuk dinodai dengan kotornya dunia politik. Dan benar lah posisi nya yang sekarang, semoga beliau tetap dapat melanjutkan hidupnya dan semakin kuat dengan adanya animo positif akan kisah cintanya dengan Ibu Ainun.
Masa lalu saya adalah milik saya. Masa lalu kamu adalah milik kamu. Tapi masa depan adalah milik kita.
Habibie dan Ainun
-Quotes diatas diambil dari sini
  

04 January 2013

Note Untuk Suamiku


Dear Suamiku.....

Pasti Kamu lupa kalau ditanggal ini 4 tahun yang lalu jam 9:30 kamu mengucapkan ijab kabul dan kemudian kita sudah sah menjadi suami istri.

Suamiku....subhanallah, alhamdulillah...begitu banyak nikmat ALLAH swt yang sudah diberikan untuk rumah tangga kita, keluarga kita. Kamu membuat aku percaya bagaimana menyerahkan hidup hanya kepada ALLAH swt, dan bagaimana menjadi sabar.y

Suamiku....sejak note tahun lalu diusia pernikahan kita yang ke 3, kamu menjadi lebih baik...lebih mau mendengar, lebih mau berdiskusi, dan lebih bersabar. Semoga makin hari semakin baik dan semakin menjadi pemimpin yang istiqomah dan amanah ya anda.....

Suamiku....maaf jika sampai sekarang aku masih saja belum seperti yang kamu mau.

I Love You Sayang......
Semoga ALLAH swt selalu menjaga keluarga kita.....
Selalu sayang aku dan Naeema + adik2 nya ya.....

XOXO
-Unda-

PS: Note ini saya kirim via bbm berhubung yankuw sedang dinas di negeri seberang. DibuT saat sedang dalam perjalanan kekantor pada hari Kamis, 3 Januari 2013.

HAPPY 4th ANNIVERSARY YANKUW......

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...