25 October 2012

Cbeebies untuk Naeema

Sejak usia 1tahunan Naeema selalu disuguhkan dengan tayangan-tayangan di stasiun TV Cbeebies, Naeema tidak terlalu suka liat kartun selain Upin&Ipin dan Spongebob. Lebih tertarik melihat anak-anak kecil, bayi...yang lebih real deh. Menurut ku TV itu cukup ideal, ada latihan motorik...kognitif dan bahasa (kalau yang ini baru akhir-akhir ini Naeema suka meniru). Memang sih menonton TV tidak bagus untuk anak-anak jika terlalu banyak. Masih kami kombinasikan dengan kegiatan lain, tapi tiap kali dirumah selalu minta Cbeebies.

Tayangan-tayangan disana menurut ku cukup membantu dan memberikan inspirasi bagiku. Kegiatan-kegiatan yang bisa dilakukan dengan fun dan mengedukasi. Tayangan-tayangan kesukaan Naeema itu ada beberapa tipe, yaitu:
1. Waybulo: dari tontonan ini ada kombinasi antara kartun Waybulo dan interaksi dengan anak-anak. Ceria, tertawa...kemudian yang akhir-akhir ini sering ditirunya adalah Yoga. Dulu saya yang mengajak dia untuk meniru gerakannya. Sekarang dia tiru sendiri gerakan yoga tersebut. Well...dari tontonan ini melatih otot motorik kasarnya. Naeema jadi lebih lentur.

2.Mister Maker: bintang utamanya sudah pasti mister maker. Sesuai dengan nama nya mister maker ini selalu memberikan tutorial membuat mainan-mainan dengan barang bekas atau bahan-bahan murah yang mudah didsapat dalam waktu 1 menit. Tayangan ini sendiri berguna bagi unda untuk membuat kreasi-kreasi mainan yang murah meriah. Sedangkan Naeema diharapkan dengan sering melihat akan membiasakan diri untuk berkreasi dan menjadi kreatif di masa depan.

3. Tele Tubbies: Ini sih kesukaan Naeema dari bayi. Suka dengan montoknya kali ya. Diluar dari kontroversi tele tubbies tayangan ini di luar negeri sana dari jaman dulu, menurut saya tayangan ini juga cukup menghibur. Dari tayangan ini, Naeema belajar kalimat big Hug yang selalu dibarengi dengan berpelukan.

4. I Can Cook: Ini juga seru nih. Metode pengajaran berbasis montesori. Dimana anak diajarkan untuk mencoba sendiri kegiatan memasak. Kalo kita ibu-ibu kan suka nya ngelarang kalo anak-anak mau ikutan memasak. Tapi di tontonan ini anak malah diajak untuk memasak makanan simple yang nantinya akan dimakan bersama. Tontonan ini juga cukup menginspirasi bagi saya. Menciptakan kegiatan belajar yang bisa dilakukan dirumah. Sekarang Naeema suka memoles mentega dan meses sendiri ke roti nya, tentu saja hal ini dilakukan bersama-sama dengan Unda.

5. Neuron.....(Nama jelas acaranya saya lupa...terlalu panjang): Kalau tontonan ini lebih ke bidang IPTEK. Agak berat memang untuk anak seumur Naeema. Kalau dulu dia selalu cuek kalau ada tayangan itu tapi sekarang berbeda. Naeema kini sudah perhatian pada tayangan ini. Masih melihat dan memperhatian walau masih naik turun inginnya. Mungkin, Naeema sudah mulai tertarik dengan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) kali ya??.

6. Boogie Beebies: ini nih...tayangan untuk olah raga. Yang dikemas dalam bentuk cerita. Seru sih...bikin anak aktif meniru gerakan dan sekaligus olah raga. Walaupun mood nya belum tentu sama hehehe.

Itu lah program-program TV Cbeebies favorit Naeema. Setiap hari walaupun berulang tetap saja ditonton, dan kadang eyangmami jadi BT karena jatah nonton film-film actionnya selalu terganggu. Hihihihi.....

Tapi yah...sebaiknya memang anak yang menonton TV itu perlu didampingi, agar kalau ada yang kurang berkenan bisa langsung diluruskan sesuai dengan norma nya. Menurut saya tayangan TV cbeebies ini cukup membantu dan meng-edukasi dibandingkan dengan TV-TV Lokal yang menampilkan sinetron-sinetron anak yang berlebihan dan malah membawa pengaruh buruk. Hhhmm kapan ya KPAI dan KPI akan menertibkan tayangan-tayangan itu. Karena ternyata lama-lama benar-benar meresahkan loh.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

15 October 2012

Demotivasi *Again.....= Resign???


Pernah ngerasain yang namanya cape kerja, bosan, ngerasa tidak dihargai dah akhirnya mentok kepada demotivasi. Saya rasa semua pegawai akan merasa begitu ya. Bahkan disaat mereka sudah melakukan semua perkerjaan dilakukan dengan hati. Walaupun kemungkinannya kecil tapi pasti peluang untuk ngerasain yang namanya demotivasi itu pasti ada.

Menurut Reza Wismail Demotivasi itu bisa disebabkan oleh:
1. Faktor yang disadari oleh perusahaan biasanya adalah: bayaran atau gaji yang kurang dan fasilitas atau tunjangan yang tidak mencukupi.
2. Faktor yang tidak disadari oleh perusahaan adalah: hal-hal yang sifatnya pribadi (mis: urusan rumah tangga, kebosanan akan pekerjaan, dan pekerjaan yang tidak sesuai dengan minat. 

Sumber demotivasi lain yang dikelola oleh perusahaan misalnya: budaya kerja, interaksi sosial sesama rekan kerja atau antar bawahan dan atasan dan banyak sumber-sumber lainnya.

Hal-hal yang biasanya menjatuhkan semangat kerja atau demotivasi karyawan berasal dari persoalan komunikasi dan kemampuan manajemen emosi dari sang atasan maupun dari karyawan itu sendiri.

Studi terbaru ini menemukan elemen kunci dalam hal demotivasi karyawan adalah menghambat kemajuan karyawan dalam mengerjakan suatu pekerjaan yang bermakna. Bahwa sesungguhnya para pekerja ingin memberikan kontribusi yang berarti dan sayangnya, banyak atasan yang tidak menyadari keinginan yang baik ini.

Sumber-sumber demotivasi lainnya adalah dengan memberikan sasaran-sasaran yang terlalu susah, saling bertentangan, sering berubah-ubah, dan tidak diberikan keleluasaan atau otonomi yang cukup dalam meraih sasaran-sasaran kerja tersebut.

Selanjutnya adalah ketidakpedulian atasan terhadap bawahan. Seringkali seorang pegawai dianggap aset yang tidak berperasaan dan bisa digonti-ganti setiap saat. Tidak perlu diberikan pujian bahkan kalau tidak tahan cacian tinggal dicari penggantinya. Kompetensi hanya dianggap komoditi, meski sang pemilik keahlian (karyawan) punya emosi sebagai faktor pendorong motivasinya dalam menggunakan kemampuannya itu.

Hal yang paling mendemotivasi lainnya adalah tekanan dan tuntutan yang tidak rasional. Karyawan diberikan target dengan tenggat waktu yang sangat sulit untuk ditepati. Segala sesuatu yang dilakukan terburu-buru tidak akan memberikan hasil yang baik. Ketergesaan akan membawa stres yang pada akhirnya bisa menjatuhkan semangat kerja. Demotivator bagi para pekerja.

Sumber: 100 Motivasi

So....saat ini saya termasuk kedalam demotivasi karena apa dong?. Kalau dilihat dari artikel diatas dan fakta yang terjadi dilapangan demotivasi saya ini disebabkan karena LEADER. Ya, atasan saya yang membuat begitu. Merasa tidak ada langkah yang dikembangkan beliau untuk mendevelop saya atau tim walaupun saya merasa sudah melakukan yang terbaik. Tidak ada komunikasi yang dibangun untuk membangun tim kecilnya walaupun kami adalah divisi HR, tapi saya rasa tidak banyak yang bisa dia lakukan untuk mengembangkan divisi ini menjadi divisi yang strategy partner nya company. Nah loh.....koq bisa begitu???. 

Yah begitu lah....misalnya nih kalo karyawan komplain ya langsung ke kita (baca:officer) walaupun itu sampai hard complain. Kalau dengan bidang pekerjaan saya, which is dibagian recrutment nya ya....ketika dapat email akan adanya kebutuhan SDM maka saya yang akan gali dari user mengenai kebutuhannya. From A to Z ibaratnya begitu. Bahkan user pun biasa bypass langsung kesaya untuk follow up karena kalau melalui beliau suka lupa dan makin lama. Bahkan kadang salah penyampaian ke saya, meskipun saya sudah paham dari hanya baca email dan itu sudah saya konfirmasi ke User. Segitu parahnya kah??? Entah ya kenapa begitu, apa jangan-jangan beliau lah yang bekerja tidak dengan hati??.  Dan beliau bahkan tidak aware dan follow up apapun kecuali sudah dapat teguran dari Management. 

Perhatian dan penghargaan bukan dengan materi tapi sedikit tanya dan aware akan tugas kami itu mungkin sudah cukup. Bahkan beliau tidak tahu apa yang kami kerjakan sehari-hari. Ibarat kata kalau beliu tidak masuk, maka projek tetap bisa jalan tapi kalau diantara kami ada yang tidak masuk maka projek itu akan FREEEZE. There is NO COMMUNICATION AT ALL.

Bukan maksud saya menjelek-jelekkan perusahaan atau atasan saya, tapi ini adalah curahan hati yang saya perlu dituangkan untuk menjadi kenangan bahwa disini saya benar-benar diajarkan LEADERSHIP serta analytical thingking yang baik. Dibalik keluhan insyallah ada positifnya dimasa depan. Tapi kalau demotivasi datang sungguh itu tak dapat dihindarkan. Apalagi kalau misalnya kita sudah merasa melakukan yang terbaik tapi tetap kurang dimatanya, sementara menurut penilaian kita bahkan beliau minus. On No.....

Jika ada tanda-tanda seperti ini apakah saya harus resign??. Ketika demotivasi ini datang justru khayalan-khayalan akan saya dimasa depan menjadi semakin terkonsep dengan jelas. Kembali ke passion semula.....berurusan dengan Anak-Anak, seperti mendirikan sekolah, mengajar atau semacamnya dan menjahit, membuat hasil karya yang selama ini hanya berkeliling diotak tanpa bisa diterjemahkan kedalam bentuk nyata kecuali tulisan seperti ini.


Jika demotivasi ini memberikan energi positif dalam bentuk kenekatan dan perhitungan serta optimistis untuk segera resign dan kembali pada tujuan untuk produktif maka JADIKANLAH ITU NYATA YA ALLAH SWT.

14 October 2012

The Kece's Jr. Spending Weekend Together

Ini ceritain kegiatan weekend The Kece's minggu lalu. Dimana setelah lama direncanakan akhirnya kegiatan jalan bareng full weekend kemarin terlaksana hanya dengan rencana dadakan. Ya...ya...emang harus begitu kayanya. Kalau direncanain ada aja kendalanya, yang sakit, yang mendadak ada acara keluarga besar, atau yang parahnya ada yang tiba-tiba gak punya dana untuk senang-senang (itu sih saya hehehe).

6 Oktober 2012. Pagi seperti wiken biasa memang jadwalnya kita silaturahmi ke rumah masing-masing. Sambil ngajak jalan anak, sambil nyuapin, pokoknya entertaint mereka deh. Kalau tidak saya, ade atau nene (panggil: Frida) yang suka muter dari rumah kerumah. Ya...well kegiatan keliling ini memang selalu dilakukan oleh para Istri, sementara suami ya dirumah. Ok lanjut ceritanya pada kegiatan wiken kemarin. Lanjut siang hari kita meluncur ke Margo City. Main-main di D-Jungle The Mama's bersama The Kece's plus Mba Nini (Nanny-nya Jasmeen). Bisa ditebak ya  krucils akan main kesana kemari...

Biarkan saja dia melebur dalam kolam bola
Meluncur diatas seluncur itu
Memanjat titian tangga dan kemudian JUMP.
Lari menerobos kerumunan anak-anak lain.
Menunggu giliran untuk meluncur...mereka belajar ANTRI
.
Naeema Siap Meluncur
Mereka Tenggelam Dalam Lautan Bola
Waktu bermain di Jungle itu selama 60 menit dengan tarif 30ribu rupiah. Lumayan lah....low cost untuk Unda yang lagi nge-pas. Setelah itu lanjut dengan The Train yang tarifnya 2oribu seputeran, sebentar sih tapi gak papa deh. Selesai dengan bermain dan karena waktu sudah cukup sore dilanjut dengan dinner. Haduh nama Resto nya lupa euy...baru sih abisnya dan jarang ke Margo jadi agak lupa dengan nama nya. Sementara itu keadaan di Margo jugsa sungguh ramai dan cukup banyak kegiatan jadi ya...konsentrasi pada anak masing-masing ajah, hehehehe.
The Kece's in Action
7 Oktober 2012. Wiken masih berlanjut dong. The Kece's meluncur ke Bogor. Ini sih kembali gratisan yah, numpang berenang dengan suasana hotel dan yang adem serta asri. Kita ke Hotel Salak. Ayahnya Dastan kebetulan lagi ada meeting disana. Dapat service kamar sendirian saja, maka kami pun memanfaat situasi tersebut (namanya juga emak-emak irit) plus apalagi berhasil merayu Anda' untuk nganter kami kesana. Meluncurlah kami ke Bogor di pagi hari. Kegiatannya adalah berenaaaang.......Dingin sih ya, tapi kita harus nyebur, sekaligus ingin membiasakan The Kece's dengan kolam berenang.  Emak-emaknya ikutan dong berenang. Anda' pun ikutan, ayahnya Dastan g ikutan soalnya kan meeting trus Ayahnya Jasmeen ga ikutan 'cos he was on duty in the weekend. No problem we are still had FUN Together.






















Selesai berenang dilanjut dengan bersih-bersih, dikamar temen ayahnya Dastan yang kosong . "Mampir ngotor-ngotorin kamar ya Tante....". Eh tapi abis itu kita bayar room service nya lagi koq untuk bersih-bersih hehehehe. Habis berenang dilanjut tidur siang dulu dong....Cape pastinya. Tidur siang pun gak lama, iya dong kalo kelamaan nanti liburannya END. Bogor sudah mendung siang itu, setelah lunch dan gerimis memutuskan untuk menunda singgah di bumi, maka kami pun menyewa delman yang lagi "ngetem" didepan hotel. Hanya 40ribu bisa naik delman sampe delmannya penuh, total penumpang ada 4 orang dewasa dan 3 anak-anak, worthied lah ya....tujuannya ya kelilingin kebun raya Bogor. Suasana mendukung untuk naik Delman ditemani angin semilir itu SESUATU loh.
Naik Delman sudah...trus apalagi liburan Low Cost lainnya ala keluarga Cemara kami. Yakk....yang cukup well educated adalah memberi makan rusa. Modal hanya 5ribu aja buat beli makanannya, trus nyebrang dari depan hotel sudah bisa lihat rusa yang gemuk dan tampak senang yang ada dikebun raya Bogor. Rusa disini jauh berbeda dengan rusa-rusa yang di Balhut UI dimana disana sungguh sangat merana.

Dengan kegiatan ini membuat anak-anak senang, trus jadi tau rasanya kasih makan Rusa dan mengenal hewan itu sendiri, ya kan?. Setelah itu tadinya mau lanjut ketaman topi tapi karena tampaknya gerimis sudah mengundang, maka kami pun mengurungkan niat itu. Dan kami pun memutuskan untuk beres-beres dan pulang.
Mampir ke RS Haji dulu nengok Mimi Uyut yang pagi nya baru dinyatakan harus nginep (baca: dirawat) disana. Tapi Alhamdulillah sekarang Mimi uyut udah sehat lagi. Semoga Mimi Uyut selalu diberikan kesehatan jasmani & rohani.
Anyway....it was so unpredictable moment the we have. The Kece's play together and The Mama's Laugh and skip daily activity. Mau...mau...mau....mau lagi liburan bareng. Next Destination it must be Taman Safari Indonesia or another Playpark. Agree with me Mama's.....???

05 October 2012

Oleh-Oleh Mulung Tidung

29 - 30 September 2012 yang lalu saya mengikuti kegiatan komunitas Kaki Gatel yang punya kegiatan namanya GMT3 alias Gabung Mulung Tidung yang sudah dilaksanakan ke 3 kalinya. Tujuannya ya sudah pasti dong ke Tidung, kegiatannya selain jalan-jalan, refreshing dan senang-senang tentu saja ada kegiatan sosialnya yaitu Memulung. Memulung di Tidung kecil yang ternyata sudah banyak dinodai oleh sampah-sampah, yang kalau bukan kita (wisatawan) yang peduli ya siapa lagi. Acara sendiri FUN yah...walaupun ada beberapa kekurangan koordinasi sana-sini dari panitia, tapi dimaklumi deh.

Saya memaklumi karena memang panitia intinya ternyata hanya ada 5 orang yang mana peserta nya sendiri ada 1400 orang yang diajak untuk memulung di Tidung. Biaya nya pun murah hanya 190ribu kita sudah sampai kesana plus penginapan, kaos, makan tapi tidak termasuk kegiatan olahraga air seperti banan boat, snorkeling, dll. Tambahan bbiaya untuk Snorkeling sekitar 50ribu dan banana boat dan permainan air lainnya dipatok 35ribu. Saya tambah 50ribu untuk kegiatan snorkeling. Tetapi karena adanya kesalahan informasi yang mana harusnya snorkeling kumpul di dermaga utama tetapi yang saya dapat dengan tim saya justru dijembatan cinta. Jarak dermaga dan jembatan cinta dengan jalan kaki membutuhkan waktu 15 menit dengan jalan santai dan ketika sampai semua perlengkapan snorkeling udah tinggal sisa dan bagis saya yang baru pertama kali snorkeling ngerasa ga aman. Akhirnya saya dan tim memutuskan untuk ambil kembali uang kami dan memilih untuk bersabar sampai ada jasa yang bisa membawa kami snorkeling dengan hanya 1 tim kecil kami dan teman-teman yang ga ingin snorkeling pun bisa ikutan di perahu.

Pucuk di Cinta Ulam pun Tiba. Walaupun harus menunggu agak lama sekitar 1-2 jam Team Leader kami cukup baik dan inisiatif membantu kami mencarikan penyedia jasa perahu dan snoorkeling yang available. Siang itu semua jasa perahu di bookung untuk GMT 3 jadi harus sabar nih nyarinya. Dan akhirnya perahu pun kami dapat sekitar jam 09:30 pagi. Sehingga kami bersnorkeling ria selama 1 jam sampai dengan jam 11 siang. Subhanallah seperti melihat 3D sungguh indah pemandangan bawah laut sana. Indah...Indah...Indah. Saat itu kulit sih tidak kelihatan menghitam yah. Tapi kini yak....berhasil mencoklat saja....eh menghitam bahkan ya.....hehehehe. Gak papa....sayaa tetap suka snorkeling.

Saya sendiri berangkat bersama dengan teman-teman kantor dan teman-teman kami masing-masing. Jadi 1 group gerombolan kita saja sudah ada 22 orang, sementara Tim kami berjumlah 40 orang jadi setengahnya tim kami. Seru koq jadinya, berbeda divisi yang tadinya hanya say hello atau ngobrol seperlunya eh sekarang jadi lumayan akrab. Dan kami merencakan untuk liburan selanjutnya bersama-sama lagi.

Ini dia beberapa oleh-oleh dari hasil Mulung Tidung:


 Gradasi Biru Hijau Laut Tidung



 Jembatan Cinta yang sungguh mengenaskan


 Melompat dari Jembatan Cinta untuk mendapatkan Cinta Sejati, Benarkah?



 Snorkeling = Keling ^_^


 Dancing At The Sea


 Tetap berdiri diantara kesepian Tidung

Suka kenaturalanmu Tidung.



-DY-

04 October 2012

Lead by Example


Sebenarnya judulnya lebih pas untuk dunia kerja ya. Tapi saya suka dengan judul itu, kenapa...karena saat ini memang saya belajar untuk memimpin dengan memberikan contoh. Kepada siapa....? Ya kepada tim kecil saya, siapa lagi kalau bukan Naeema.

Sejak dia kecil saya selalu membiasakan untuk memperlihatkan Sholat. Waktu baru bisa duduk pun, saya selalu dudukkan dia disamping saya kalau saya sholat. Sampai perlahan dia suka meniru gerakan sholat hingga sekarang ini. Sampai pada gerakan berdoa pun saya selalu perdengarkan doa-doa saya, harapan-harapan saya akan dia....agar bisa merasuk di jiwa dan raganya. Sejak Naeema berusia 1 tahun dia bisa sujud...baru sujud. Dan lama kelamaan gerakan itu hampir sempurna hingga kini. Bahkan melafazkan Al-Fatihah saja dia bisa walaupun terpenggal-penggal. Doa mau makan, mau tidur dan doa orang tua pun sudah bisa mengikuti. 

Kemudian yang berikutnya adalah Hijab. Karena melihat saya kalau pergi selalu menggunakan hijab dengan sendiri nya dia suka memakai hijab. Suka meniru gerakan saya memakai shawl. Betah berlama-lama menggunakan bergo, seperti pada gambar diatas. Bahkan main pun tidak dilepas olehnya. Sesukanya saja....saat nyaman silakan dipakai, kalau merasa gerah ya lepas saja. Tanpa paksaan, lama-kelamaan juga akan terbiasa. Bahkan kalau saya tidak memakai hijab ketika didalam rumah, Naeema suka mengingatkan saya untuk memakai hijab. Subhanallah....semoga sampai dirimu besar kamu punya prinsip seperti ini ya Nak.

Saya selalu berekspresi malu (sambil menutup kedua mata saya dengan tangan) kalau dia tidak mau dipakaikan baju setelah mandi. Dan muncullah rasa malunya kalau dia tidak pakai baju, walau kadang-kadang ya masih suka cuek juga tapi hanya beberapa menit saja. Kalau ada yang pakai celana pendek terlalu pendek, entah itu eyang mami atau unda....selalu ditegur "malu ih". Sudah bisa mengoreksi gadis kecil saya itu :).

Itulah yang saya maksud dengan LEADING BY EXAMPLE. Mencontohkan dan kemudian follower kita akan terbiasa seperti itu. Dan yang pasti semua itu perlu proses, dan kebiasaan. Jika sudah terbiasa maka akan mudah untuk diingat kan???.

Eh tapi suka juga saya keceplosan berkata yang tidak seharusnya, sehingga Naeema prnah sekali waktu menggunakan kata-kata itu. Tapi alhamdulillah bisa di berikan penjelasan bahwa kalimat itu belum PAS untuknya. Tidak sekali sih usahanya tapi harus berkali-kali. Dan jangan pernah bosan untuk mengulang informasi itu kepadanya. Kita juga sebagai orangtua tantangan terbesarnya adalah menahan diri kalau sedang dekat dengan anak, apalagi anaknya kritis. Fiuuuhh salah-salah bisa kebablasan dan ketuaan deh jadinya. Naudzubillah. Biarkan dia berkembang sesuai dengan usia dan masa.

Semoga kelak jadi anal Solehah yang bisa diandalkan ya Nak....Amin.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...