16 November 2011

Berebut Kursi

Ternyata kalau dipikir-pikir permainan atau lomba yang sering diikuti waktu kecil adalah lomba berebut kursi. Eh lomba tersebut masih eksist kan ya sampe sekarang?. Setiap 17 Agustusan baik itu dirumah maupun disekolah sering banget ada lomba berebut kursi. Waktu kecil saya juara loh ikutan lomba ini, ‎​ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ "̮ .

Dan sekarang ternyata kalau dipikir-pikir, saya sering loh ikutan permainan itu lagi. Tapi kali ini bukan berupa lomba hanya bentuk kepuasan pribadi aja. ƗƗɑƗƗɑƗƗɑ‎​​ jadi ketawa sendiri nih postingnya. Jadi ini berhubungan dengan saya sebagai ANKER alias anak kereta. Kalau dari Depok kan selalu ada kereta balik dari Jakarta ke Depok dan dari Depok kembali lagi ke Jakarta/Tn. Abang. Atau bisa jadi kereta itu langsung dikeluarkan oleh PJKA dari dipo mereka di Depok Lama. Jangan tanya penampakan dipo itu kaya apa ya, saya juga belum pernah lihat.

Nah karena kereta balik itu sampai depok kosong, maka kita-kita penumpang yang akan menuju Jakarta naik dari Stasiun Depok Baru / St. Depok Lama. Begitu kereta datang....wuuushhhh langsung penumpang-penumpang yang sudah menunggu di pinggir peron pun berhamburan berebut masuk kedalam kereta. Dengan harapan akan dapat tempat duduk, hϱϱhϱϱhϱϱ . Kaya permainan berebut kursi kan???. Kepuasan tersendiri kalau kita bisa berhasil dapat tempat duduk loh.

Jadi kalau dipikir-pikir lagi permainan itu ternyata berguna sampai saya besar "̮ нɑнɑнɑ "̮ нɑнɑнɑ "̮ . Ya....postingan yang ga penting yah. Tapi emang begitu adanya ‎​ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ "̮ . Lucu aja berebut tempat duduk dikereta, kadang ngerasa ada bahayanya cuma kalo kita sigap dan gerakannya cepat pasti deh dapet. Jadi kuncinya kalau naik kereta jangan loyo yah....dan harus siap siaga. Begitulah suka dukanya naik mass transportation KRL 'Commuter Line'.
Sent from my BlackPad®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

12 November 2011

Edukasi vs Intoleransi

Sabtu ini saya terpaksa masuk kantor. Karena ada pekerjaan yang harus diselesaikan mengingat minggu depan akan full meeting diluar. Setelah sekian lama akhirnya bersedia lembur di hari Sabtu, abis mau gimana lagi.

Ada yang menarik dalam perjalanan saya kekantor dengan menggunakan KRL Commuter Line. Naik kereta balik dari Depok Lama, saya pikir akan kosong, eh ternyata ada 1 gerbong yang di booking untuk anak-anak TK yang tamasya entah kemana. Rombongan tersebut berada di gerbong 2 dari depan setelah gewrbong khusus wanita. Kekisruhan terjadi ketika banyak penumpang dari Depok baru yang naik di gerbong 2 tersebut yang harus pindah ke gerbong yang lain. Saya pahami hal ini karena demi keamanan murid-murid jadi gerbong tersebut di isolasi dari penumpang umum.

Intoleransi terjadi ketika salah satu Bapak-bapak di gerbong 3 yang tepat berdempetan dengan gerbong 2 protes karena hal tersebut (maksudnya pengisolasian gerbong oleh anak-anak TK tsb). Terjadilah ocehan-ocehan yang gak bermutu dari seorang Bapak yang udah separuh baya:

Bapak Intoleransi: sama-sama bayar tapi begini, harusnya ditutup aja pintunya, kenapa harus di batasi, dan bla bla bla bla.

Dan saya yang mendukung pengajaran dengan basik kompetensi dan dana yang murah meriah merasa panas dengernya, si Bapak ngoceh dari sebelah sana dan saya ngoceh dari sebelah sini eh bukan cuma saya ya....ada beberapa bapak dan mas yang juga ngerasa tindakan dan perkataan Bapak itu keterlaluan. Akhirnya kita yang disisi sini beranggapan mungkin Bapak itu gak punya anak atau emang ga pernah sekolah "̮ нɑнɑнɑ "̮ нɑнɑнɑ "̮.

Menurut saya kegiatan tamasya dengan menggunakan transportasi umum kadang memang diperlukan untuk mengajarkan pada anak bagaimana bersosialisasi dengan masyarakat dan secara tidak langsung hal ini juga mengajarkan kepada mereka tentang lingkungannya. Walaupun lebih banyak sifat rekreasinya namun hal ini akan menjadi kenangan yang berharga bagi mereka.

Jadi kalau ketemu rombongan pelajar kecil yang memang pergi secara resmi dengan guru-guru mereka harap maklum ya. Tapi kalau rombongan itu pelajar menengah yang bikin rusuh patut juga tuh di jitak ‎​ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ "̮ .
Sent from my BlackPad®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

02 November 2011

Impian November

Memasuki bulan November mudah-mudahan semua urusan dilancarkan. Urusan kerjaan, urusan Rumah Tangga, urusan projek nya aunty zyzy (ade saya) yang akan sudah mengajukan diri untuk menikah ditahun depan dan di bulan Desember depan akan dilamar juga semua dilancarkan. Dicukupkan rezekinya, diberi kesabaran dan kekuatan menghadapi cobaan yang biasanya sih menghadang calon penganten, امین .

Dibulan November ini impian saya untuk melanjutkan S2 juga kembali merasuki angan-angan saya. Walaupun dengan berbagai macam ketidak optimisan saya, misalnya: bisa ga sekolah sambil kuliah, bisa ga dpt nilai yg memuaskan, bisa ga ngapal-ngapal materi lagi. Pokoknya macem-macem deh. Keinginan ini muncul karena advice dari salah satu manager yang bilang untuk sekolah lagi, karena nanggung banget masalahnya diluar sana yang diharapkan ya yang gelarnya Psi. Bukan S.Psi.

Biaya untuk sekolah kan ga murah yah apalagi S2, apalagi yankuw juga saya paksakan untuk sekolah lagi, yah walaupun hanya untuk melengkapi sih. Keinginan itu saya ungkapkan ke yankuw dan dia sih OK-OK aja. Tapi berhubung tekad saya juga cukup kuat untuk mengalah dan lebih pengen yankuw dulu yang sekolah, saya masih harus cukup bersabar. اِ نْ شَآ ءَ اللّهُ rezeki untuk sekolah lagi itu tetap ada.

Mungkin aneh yah udah ditawarin tapi kenapa gak mau, padahal impian itu ada. Yah itu sih masalah idealisme saya aja sih....panjang kalo harus dijelasin disini ‎​ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ "̮ .

Mudah-mudahan impian saya ini bisa tercapai ya....امین. Mohon doanya teman-teman.
Sent from my BlackPad®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...