21 October 2009

Keluarga Vs Karir

Beberapa hari belakangan saya diminta bantuan dari experd untuk bantu-bantu di group perusahaaan yang lain yang notabene masih saudaraan ma experd (alias masih punya nya Bu Eilee. R). Saya diminta bantuan di Barcode (resto & half club) milik nya DJ Riri yang tak lain adalah anaknya Bu Eileen. Saya hanya bantu untuk merapikan database klien-klien dr resto tersebut saja. Yang jadi kendala disini adalah office nya belum siap dengan penambahan karyawan baru sehingga kadang gak ada tempat untu mengerjakan hal tersebut....fiuhh....

Bermula dari kemaren salah satu karyawan menanyakan tentang kandungan saya, kemudian beralih ke umur saya. Kurang lebih percakapannya seperti ini (Sebut saja Mba N dan saya) :

Mba N : umur nya berapa mba?
S : 25 mba...
N : waaah masih muda banget yah, udah mau punya anak...saya umur segitu masih bandel-bandel nya tuh.

(saya hanya tersenyum simpul, sambil dalam hati berkata...kalo soal bandel kayanya saya juga pernah bandel, cuma sadar lebih cepat hahahaha)

N : ya udah saya manggil nya nama aja yah
S : iya saya jg mau nya panggil nama nya (biar keliatan lebih muda hahaha)

Lalu Mba N tsb membicarakan tentang dirinya yang baru diwawancara oleh salah satu majalah lokal yang mengupas soal karir nya.

Beliau sudah berumur +/- 29 tahun, dan masih asyik dengan kehidupan single nya, dan karir tentu saja. Saya 4 tahun lebih muda dari dia asyik dengan kehamilan pertama, dan kehidupan keluarga kecil saya yang masih amat sangat banyak yang harus saya pelajari. Biar bagaimana pun hidup itu adalah suatu pilihan....Kita sebagai manusia tidak bisa bersikap kemaruk, walaupun pasti harapan menjadi sempurna itu ada. Ketika kita ingin berkarir dilain pihak, kita gak bisa jadi ibu muda, kalo kita mau berkeluarga dulu otomatis karir akan sedikit terhambat. tapi saya percaya kalau kita mau berusahaa, dengan dukungan dari suami dan keluarga bukan hal yang mustahil kalo kita masih bisa berkarir kan???.

Karir gak harus dikantor dengan jabatan yang OK. Karir bisa juga dengan banyak cara, asalkan kita sebagai Ibu rumah tangga yang menomor satukan keluarga tetap bisa produktif membantu suami dari segi materi. Bukan karena suami gak mampu membiayai kehidupan sehari-hari, tapi ini semata agar kita tetap bisa mandiri....ya kan???. Yah itulah pilihan hidup yang saya ambil dan sedang saya rancang saat ini, dengan tak lupa berdoa semoga diberikan kelancaran atas impian saya ini. Menjadi ibu yang tetap bisa menomor satukan keluarga sambil berkarya.

So hidup adalah Pilihan....ada saja yang harus dikorbankan......

13 October 2009

Miyabi oh Miyabi.....



*sumber : dagdigdug
(saya lebih memilih foto nya yang ini, hehehe)

Akhir-akhir ini di tanah air tercinta kita selain disibukkan dengan berita bencana gempa di sumatera barat, terbunuh nya 2 teroris (syaefudin djuhri dan m syahrir) pengebom JW Marriot & Ritz Carlton bulan Juli lalu oleh Densus 88 juga sangat dihebohkan dengan issue kedatangan bintang film porno "Miyabi" alias Maria Ozawa. Berbagai organisasi massa (ex : FPI) menolak kedatangannya, tak ketinggalan MUI, menteri peranan perempuan Ibu Muthia Hatta, Mamah Dedeh, dan masih banyak lagi yang lainnya. Kalau saya pribadi sih, menggangap miyabi harusnya gak perlu dateng, walaupun dia akan bermain di film komedi cuma yah saya rasa belum pantas aja dia datang ke negara kita....apalagi untuk mengais rezeki. Tapi sebaik nya pemerintah juga konsisten, kalau Miyabi dilarang datang dalam rangka bermain film di Indonesia, harus nya hal serup(streght kaya gini) juga diberlakukan untuk acara atau film di Indonesia yang apalagi pemainnya adalah orang Indonesia sendiri.

Saya gak akan panjang lebar membicarakan tentang kedatangan miyabi. Tapi saya lebih ingin mengometari reaksi masyarakat yang terlalu mem-blow up masalah ini. Baik itu dari media maupun LSM. Gambar Miyabi menghiasi setiap pemberitaan, dari breaking news sampe berita reguler. Dan disini yang menjadi pemikiran saya adalah semakin di sorot maka akan membuat orang-orang (dalam hal ini anak-anak ABG / dibawah umur) yang tadi nya gak tau siapa itu Miyabi, eh malah jadi penasaran dengan sosok nya. Apalagi ketika ada embel-embel Bintang Film Porno, maka makin banyak aja orang-orang yang akan memburu film nya kan. Menurut saya malah akan membuat semakin banyak permintaan akan film-film porno yang dibintangi oleh Miyabi. Ajang pemberitaan ini akan membawa keuntungan buat Maxima si produser yang akan mendatangi dia, dan juga akan membuat film-film nya laris kan.

Inti nya sih lebih baik media jangan terlalu mengangkat masalah ini, masalah nya saya liat di status FB nya salah satu temen saya aja, anak nya udah bertanya-tanya siapa itu gerangan Miyabi. Bagaiman coba menjelaskannya?? Terus terang saya sendiri jd bertanya-tanya siapa itu gerangan Miyabi.....?? Gak koq g sampe beli Film nya segala.....so STOP tentang Miyabi, mending mikirin hal lain, banyak hal yang masih harus dipikirkan...ya kan??

09 October 2009

Sambil Menunggumu.....


Malam ini jam disudut lepi ku menunjukkan jam 22:45 WIB. Tapi ku tetap belum bisa menutup mata untuk istirahat, hanya hasrat ingin ngemil yang kurasa saat ini (oopsss....hehehe). Mama udah tidur, zyzy g tau kemana, yankuw...?? katanya ngelayat temen SMP nya. Ya weis disini saja duduk sendirian dengan ditemani tayangan film Batman di Transtv yang gak kutonton juga, alunan music dari album Jazz in The City dengan harapan si baby inside juga ikutan ngedengerin. Untung ada kamu si koneksi internet yang menemani, jadi yah bisa numpang cerita-cerita hal yang gak penting malam ini sama di bloggy.

Hmm....soal kehamilan saya, hari ini masuk ke usia 26 minggu. Besok hari sabtu, adalah jatahnya si baby inside konsul ke dokter Nining. Mudah-mudahan semua baik-baik ajah yah. Hari ini gerakan si baby inside hanya sebatas putar-putar saja tapi ketika malam datang dia mulai aktif....o...o....apakah ini tanda-tanda kebiasaan saya tidur malam mulai menurun padanya...duh jangan sampe deh (nau'udzubillah), bisa repot nantinya.

Mendengarkan album jazz in the city ini membuat pikiran saya jauh melayang-layang kemana-mana, alhamdulillah sih yang indah-indah yah. Huaaa....mengkhayal emang paling enak yah.....sejenak menghilangkan pikiran-pikiran yang kadang mengganjal. Karena hasrat mau makan ini tak kuat lagi kubendung, kuputuskan mengupas mangga yang sejak tadi menggoda untuk dicicipi (lagi). C U

04 October 2009

Ketika Indonesia kembali diuji

Masalah, musibah semua datangnya dari Allah swt, apalagi yang dapat kita perbuat jika masalah itu datang selain tawakal, tawadu, iklas. Sulit.....susah...apalagi menghadapi kenyataan perasaan manusiawi kita sendiri yaitu sedih dan kecewa. Tapi apalagi yang bisa kita perbuat selain Sabar & Iklas.

Begitu pun yang sedang melanda saudara-saudara kita di tanah Sumatera di seberang sana. Innalillahi wa' Inailaihi rojiun...hanya itu yang dapat saya ucapkan. Apalagi yang dapat kita perbuat kalo Allah berkehendak maka terjadilah. Kemarin 30 September 2009, kota tersebut digoyang gempa 7,9 SR (tidak berpotensi tsunami). Banyak korban yang tewas karena tertimpa bangunan yang runtuh. Gempa ini berpusat di kota Pariaman dimana kota ini 80% hancur luluh lantah dengan tanah dan banyak juga yang terkubur dengan bukit yang longsor.



Masih terbersit ingatan Kota Padang (Sumatera Barat) sekitar 7 bulan yang, ketika saya menyambangi kota tersebut dalam rangka mengerjakan suatu projek. Waktu itu opini saya tentang kota tersebut adalah panas, sepi kalau malam, dan asyik dimana gunung dan laut bersatu padu, nengok kanan bisa liat gunung eh nengok kiri bisa liat laut SUBHANALLAH. Seperti kenangan dibawah ini, dimana saya sempat melewati daerah-daerah yang kini sudah hancur.


Tapi kini hampir semua hancur, banyak korban jiwa yang masih tertimbun bangunan runtuh. Ya Rabb...semoga mereka yang disana kuat, iklas, dan sabar. Semoga yang menjadi korban pun Engkau terima disisi Mu.

Belum selesai airmata di Sumatera Barat, sehari berikutnya 1 Oktober 2009 Jambi (baca: Kerinci) juga digoncang gempa 7 SR. Entah bagaimana keadaan mereka, kurang terekspose media karena perhatian semua terfokus pada padang (tepatnya Hotel Ambacang karena diperkirakan 200 orang masih belum terevakuasi. Dan hari ini, gorontalo, papua juga di guncang gempa. Innalillahi wa innaillaihi rojiun..................Beri kami "Bangsa Indonesia" kekuatan dalam menghadapi ini semua ya Allah.....

01 October 2009

Ketemu temen-temen kampus


Huaaa senangnya, akhirnya bisa ketemu sama temen-temen kampus lagi setelah beberapa bulan gak ketemu. Kali ini dalam rangka kumpul2 setelah lebaran alias halal bihalal. Walaupun dian and ria berhalangan hadir, ria karena dia di Lampung and dian karena ada acara keluarga. Gak papa sih, yang penting banyak juga yang bisa, akhirnya bisa ketemuan sama nahla and anak2 nya yang udah gede-gede, ada riri and mawan juga ada. Muter-muter sekitar PIM 1 & 2, acaranya gak ada lain selain makan-makan hehehe. Alhamdulilah, semoga nanti bisa ketemuan lagi yah.....
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...